Sukses


5 Fakta Penting dari Kemenangan Real Madrid Kontra Espanyol, Termasuk Benzema Jadi Pesaing Berat Messi

Bola.com, Jakarta Real Madrid mempertahkan posisi di puncak klasemen La Liga setelah menang 11-0 atas Espanyol pada pekan ke-32, Senin (29/6/2020) dini hari WIB. 

Gol tunggal kemenangan Real Madrid dicetak Casemiro di akhir babak pertama. Meski hanya satu gol, kemenangan ini sangat vital bagi Los Blancos yang tengah bersaing memperebutkan gelar.

Hasil positif itu tidak lepas dari performa apik di lini belakang dan Karim Benzema di sektor serang.

Berkat hasil ini, Real Madrid berhak kembali ke puncak klasemen dengan poin 71, unggul dua angka atas Barcelona. Sementara itu, Espanyol makin terpuruk di dasar klasemen dengan poin 24.

La Liga 2019-2020 tinggal menyisakan enam laga. Real Madrid berada di jalur yang bagus untuk menjadi juara. Lawan yang mereka hadapi di enam laga sisa, di atas kertas, bisa dikalahkan.

Lantas, apa saja hal penting yang terjadi pasca laga Espanyol vs Real Madrid? Berikut lima di antaranya. 

 

2 dari 6 halaman

1. Benteng Pertanan Makin Kukuh

Real Madrid memenangi laga beruntun di La Liga setelah lokcdown. Bukan hanya menang, Real Madrid juga menunjukkan performa sangat bagus di pertahanan, termasuk saat berjumpa Espanyol.

Gawang Thibaut Courtois kembali tak kebobolan. Artinya, pada lima laga terakhir, kiper asal Belgia itu mampu mencatat tiga kali clean sheet. Courtois makin dekat dengan Zamora Trophy.

Tentu bukan Courtois seorang yang pantas mendapat kredit atas clean sheet Real Madrid. Duet Sergio Ramos dan Raphael Varane juga patut mendapat pujian karena aksi solidnya di pertahanan.

 

3 dari 6 halaman

2. Bukan Malam Terbaik Eden Hazard

Eden Hazard kembali dimainkan sejak menit awal. Berbeda dengan laga melawan Mallorca, kali ini Zinedine Zidane memainkan Eden Hazard di posisi winger kiri, pos terbaik mantan pemain Chelsea itu.

Hanya saja, performa Eden Hazard di laga melawan Espanyol tergolong biasa-biasa saja. Pemain berusia 29 tahun itu bahkan kemudian digantikan Vinicius Junior pada menit ke-63.

Whoscored memberikan nilai 6,8 untuk Eden Hazard. Bukan yang terburuk, tetapi masih ada pemain lain dengan nilai lebih baik. Eden Hazard hanya melepas satu shots di laga melawan Espanyol.

 

4 dari 6 halaman

3. Isco dan Audisi Pemain di Sisi Kiri

Duel melawan Espanyol menjadi kabar baik bagi Real Madrid. Isco kembali bermain sejak menit awal. Ia dimainkan di winger kiri, posisi yang memang belum ada penghuni tetap.

Zinedine Zidane belum mendapatkan pemain yang permanen berada di posisi winger kiri. Gareth Bale, James Rodriguez, Marco Ansensio, Rodryho dan Isco bergantian bermain di posisi itu. Zidane masih melakukan audisi di posisi itu.

Kondisi di sisi kiri berbeda dengan di sisi kanan. Zidane sudah punya dua nama tetap yakni Vinicius Junior dan Eden Hazard.

 

5 dari 6 halaman

4. Karim Benzema atau Lionel Messi?

Karim Benzema kembali menunjukkan peran pentingnya untuk Real Madrid. Dia memang tidak mencetak gol, tetapi membuat assist yang sangat penting untuk gol yang dicetak Casemiro.

Mendapat umpan jauh dari Marcelo, Karim Benzema melakukan kontrol dengan sempurna. Dia lalu melepas umpan backheel yang disambut Casemiro untuk menjadi gol tunggal kemenangan Real Madrid.

"Karim Benzema berada di sana, dengan Lionel Messi, untuk menjadi pemain terbaik La Liga musim ini," tulis jurnalis Marca, Hugo Cerezo.

 

6 dari 6 halaman

5. Espanyol Degradasi?

Kekalahan dari Real Madrid membuat nasib Espanyol di musim 2019-2020 makin buruk. Ini adalah kekalahan ke-18 yang mereka alami musim ini. Espanyol berada di posisi paling bawah klasemen dengan 24 poin.

Secara matematis, peluang Espanyol untuk lolos dari degradasi cukup sulit. Celta Vigo yang berada di batas zona aman telah mendapatkan 34 poin. Ada jarak 10 poin dan enam laga saja yang tersisa.

Degradasi bisa menjadi mimpi buruk klub asal Catalan. Mereka belum pernah turun kasta sejak 1993. Namun, bermain di Segunda Division seolah makin dekat dengan masa depan Espanyol.

Sumber: Berbagai Sumber

Disadur dari: Bola.net (Penulis Asad Arifin, published: 29/6/2020)

 

Kisah Luka Modric, Jenderal Lapangan Tengah Real Madrid yang Jadi Korban Perang Balkan

Video Populer

Foto Populer