Sukses


Nasib Gareth Bale di Real Madrid bak Benang Kusut, Ini Saran Mantan Presiden Klub

Bola.com, Madrid Nasib Gareth Bale di Real Madrid masih terkatung-katung. Mantan Presiden Real Madrid, Ramon Calderon, menyarankan supaya Los Blancos meminjamkan Bale dan membayar sebagian gajinya untuk menyudahi keruwetan di antara kedua pihak. 

Gareth Bale sangat jarang diturunkan sang pelatih Zinedine Zidane ketika La Liga kembali bergulir hingga akhir musim. Dia juga tidak diturunkan pada duel Liga Champions melawan Manchester City. 

Zidane mengatakan Bale, yang dikabarkan bergaji 600 ribu pounds per pekan, memilih tidak ikut dalam lawatan ke markas Manchester City. Alasannya, pemain Wales itu emoh bermain. 

Perang dingin antara Bale dan Zidane itu tak luput dari perhatian Ramon Calderon. 

"Ini sangat menyedihkan. Kasihan melihat pemain seperti dirinya hanya di tribune. Kemampuan dan bakatnya belum hilang. Ia masih pemain bagus yang bisa bermain pada level tertinggi di tim mana pun," kata Calderon kepada BBC, seperti dilansir Reuters, Minggu (9/8/2020).  

"Saya rasa mereka akan menemukan solusi untuk menyudahi rasa sakit ini demi kebaikan kedua pihak. Jika dia tak ingin gajinya dipotong, ini bisa dimengerti, maka mereka harus mencari jalan lain," imbuh Calderon mengenai Gareth Bale

 

2 dari 3 halaman

Mencari Jalan Baru

Calderon meyakini Zinedine Zidane masih akan dipertahankan Real Madrid meskipun terdepak dari Liga Champions. Maka, El Real mau tak mau harus mencari jalan keluar untuk memecahkan konflik antara mereka. 

"Pelatih tak bergantung padanya. Jika Zidane bertahan bersama Real Madrid, yang rasanya sudah pasti, maka Bale akan mencari jalan baru," tutur Calderon. 

"Tidak akan mengejutkan jika mereka meminjamkan dia dan membayar sebagian gajinya," imbuh Calderon.

Meskipun memenangi empat gelar Liga Champions bersama Real Madrid, Bale kerap memicu kritikan karena dinilai kurang berkomitmen dan punya catatan cedera yang kurang bagus. 

Mantan pemain Tottenham Hotspur itu hampir pindah ke klub Liga China, Jiangsu Suning, pada tahun lalu, tapi akhirnya batal. 

Sumber: Reuters, BBC 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Video Populer

Foto Populer