Polisi, TNI, Pengantin Baru, dan Kakak Beradik di Seleksi Timnas

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 16 Agu 2016, 11:30 WIB
Muchlis Hadi Ning (kanan) dan Hansamu Yama ikut berlatih bersama timnas di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (16/8/2016). (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Bogor - Ada fakta menarik dalam seleksi Timnas Indonesia Piala AFF 2016 gelombang kedua pada Selasa (16/8/2016) di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor. Dari 23 pemain yang mengikuti seleksi, ada empat pemain yang anggota polisi baru, satu polisi berpangkat brigadir, satu personel TNI AD, satu pengantin baru, dan kakak beradik. Siapa saja mereka?

Kuartet eks Timnas Indonesia U-19, Hansamu Yama Pranata, Muchlis Hadi Ning Syaifullah, Muhammad Hargianto, dan Putu Gede Juni Antara baru saja mengikuti tes masuk kepolisian. Mereka termasuk 31 atlet nasional yang mendaftar jadi anggota Bintara Polri lewat jalur prestasi di Sekolah Polisi Negara Polda Jawa Timur (SPN Polda Jatim), 10 Agustus lalu.

Advertisement

Empat pemain itu membuat pemandangan jadi berbeda. Penampilan mereka dengan kepala pelontos membuat mereka terlihat menonjol dibanding pemain lain. Sebenarnya, mereka juga pernah memangkas rambut saat masih berkostum Timnas U-19 dan beribadah umrah sekaligus uji coba di Timur Tengah pada tahun 2014. Akan tetapi, kali ini terlihat spesial karena rambut botak mereka berkaitan dengan profesi.

"Kami sangat semangat mengikuti seleksi meskipun sangat lelah setelah bertanding di klub," kata Muhammad Hargianto.

Selain empat polisi, ada satu anggota TNI AD yang juga eks bek Timnas Indonesia U-23, M. Abduh Lestaluhu. Abduh juga masuk TNI lewat jalur prestasi bersama beberapa pemain timnas pada tahun 2015.

Ferinando Pahabol, Timnas Indonesia. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Sementara itu, pemain Persipura Jayapura, Ferinando Pahabol justru menyandang status baru setelah mengakhiri masa lajang pada 12 Agustus. Pengantin baru ini langsung meninggalkan sang istri, Pamela Kafiar, dan terbang ke Jakarta.

"Kalau dipanggil harus coba, ini kesempatan bagus. Bulan madu ditunda tidak apa-apa," kata Pahabol sembari tersenyum.

Hal unik lainnya adalah kakak beradik Indra Kahfi dan Andritany Ardhyasa. Indra merupakan kakak kandung Andritany yang baru pertama kali mengikuti seleksi Tim Merah-Putih. Sebelumnya, Indra tak masuk dalam daftar. Dia dipanggil menjelang seleksi setelah ada lima pemain yang absen, yakni Samsul Arif, Syahrizal, Andik Vermansah, Hendro Siswanto, dan Novri Setiawan.

"Jujur saya tidak menyangka bisa dipanggil timnas karena dari usia memang sudah terbilang terlambat. Tapi saya bersyukur dapat kesempatan ini," kata Indra, pemain berusia 30 tahun yang jadi kapten Bhayangkara Surabaya United. Indra juga anggota polisi yang membela PS Polri pada Piala Bhayangkara.

Indra Kahfi, kakak Andritany Ardhyasa mengikuti seleksi Timnas Indonesia. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Seleksi Timnas Indonesia gelombang kedua berakhir pada Rabu (17/8/2016) pagi di Stadion Pakansari. Setelah itu, pemain kembali ke klub dan menunggu pemanggilan berikutnya bagi yang lolos seleksi, untuk persiapan uji coba melawan Malaysia di Solo.

Daftar pemain seleksi gelombang II (16-17 Agustus)

Teja Paku Alam, Andritany Ardhiyasa, I Made Wirawan, Ricky Fajrin Saputra, Rudolf Yanto Basna, Muhammad Abduh Lestaluhu, Fachrudin Wahyudi Aryanto, I Putu Gede Juni Antara, Fadhil Sausu, Kim Jeffrey Kurniawan, Zulham Malik Zamrun, Irsyad Maulana, Vendry Ronaldo Mofu, Dendy Sulistyawan, Hansamu Yama, Muhammad Hargianto, Bayu Gatra, Abdurahman, Ferinando Pahabol, dan Indra Kahfi.