Persebaya Bayar Utang setelah Status Dipulihkan di Kongres PSSI

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 18 Sep 2016, 09:30 WIB
Persebaya menjanjikan melunasi utang setelah status mereka dipulihkan dalam Kongres PSSI, 17 Oktober 2016. (Bola.com/Istimewa)

Bola.com, Surabaya - Persebaya diwajibkan membayar utang ke pemain, ofisial, dan karyawan mes Eri Irianto jika ingin kembali berkompetisi. Namun karena hingga kini pemulihan status mereka sebagai anggota PSSI belum disahkan, manajemen PT Persebaya Indonesia (PI) memilih menunggu.

Rencananya, pembayaran utang yang konon sebesar Rp 7 miliar itu akan dilakukan setelah status mereka mendapat pengesahan di Kongres Pemilihan Biasa PSSI pada 17 Oktober 2016.

Saat ini, tim audit keuangan dari PT PI dan tim yang mewakili calon investor Persebaya sedang merinci dan menghitung ulang utang-utang mereka. Hingga kini proses pembukuan itu belum selesai karena masih terdapat selisih.

Advertisement

Corporate Secretary PT Persebaya Indonesia, Ram Surahman, menyatakan lambatnya penghitungan utang-utang Persebaya karena banyak berkas yang hilang setelah mereka tidak lagi berkompetisi. Untuk itu dibutuhkan pengumpulan data lagi supaya tidak ada yang terlewatkan.

"Kami harus cermat menghitung semua utang yang harus dibayarkan karena kami tidak ingin ada masalah di belakang hari bila ternyata ada yang tidak terbayarkan," ujar Ram.

Hingga saat ini sudah berkali-kali tim dari kedua belah pihak bertemu dan menyelaraskan semua hal yang dibutuhkan, termasuk soal beberapa kesepakatan menyangkut pengalihan saham dan pengelolaan Persebaya.

Sembari menyusun kesepakatan (MoU) antara kedua pihak, PT Persebaya Indonesia sedang berancang-ancang membentuk tim. Hanya, saat ini mereka baru sebatas menginventarisasi nama-nama pemain yang akan mereka rekrut.

"Saat ini sudah ada pemain jebolan klub internal Persebaya yang lolos seleksi setahun lalu. Mereka akan kami magangkan ke tim senior. Untuk tim senior, kami akan memanggil beberapa pemain lama dan merekrut pemain baru. Tapi, semua itu baru sebatas gambaran saja," tutur Ram.