Yanto Basna Hindari Menyundul Bola saat Seleksi Timnas Indonesia

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 28 Feb 2017, 12:40 WIB
Rudolof Yanto Basna, tetap mengikuti seleksi gelombang kedua Timnas Indonesia U-22 meski tengah mengalami cedera hidung. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Karawaci - Bek Sriwijaya FC, Rudolof Yanto Basna, tetap mengikuti seleksi tahap kedua Timnas Indonesia U-22 meski tengah mengalami cedera hidung. Mantan bek Persin ini harus menghindari dari permainan menyundul bola saat menjalani seleksi.

Yanto Basna mengalami patah hidung saat membela Sriwijaya FC menghadapi Arema FC di perempat final Piala Presiden 2017. Yanto mengalami patah tulang hidung saat menghalau bola dengan kepala persis sesaat setelah Cristian Gonzales menendang bola di udara.

Advertisement

Cedera itu tak membuat Yanto lantas absen mengikuti seleksi tahap kedua Timnas Indonesia U-22, di mana namanya dipanggil oleh Luis Milla. Namun, ada pantangan yang tidak boleh dilakukan Yanto saat menjalani seleksi.

"Kami tetap memberikan dia kesempatan untuk ikut seleksi karena yang cedera hidung, bukan kaki. Namun, ia tidak boleh menyundul bola dulu," ujar Dokter Timnas Indonesia, Syarief Alwi, usai sesi seleksi di Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Selasa (28/2/2017).

Sementara itu, Yanto memberikan pengakuan bahwa dirinya harus sangat berhati-hati dengan cedera hidungnya karena menurut dokter pemulihannya akan cukup memakan waktu.

"Kata dokter ini baru akan benar-benar pulih sekitar dua atau tiga bulan. Jadi saya harus berhati-hati," ujar Rudolof Yanto Basna saat baru tiba di penginapan pemain di kawasan Karawaci.

Berita Terkait