PSS Santai Pemain Incaran Pilih ke Klub Rival

oleh Ronald Seger Prabowo diperbarui 09 Mar 2017, 12:00 WIB
Joko Prayitno sudah latihan bersama PSS namun akhirnya lebih memilih gabung Persis. (Bola.com/Romi Syahputra)

Bola.com, Sleman - PSS Sleman memilih bersikap santai saat dua pemain incarannya memilih pinangan klub rival. Adalah striker Joko Prayitno dan gelandang Bakori Andreas, yang berlabuh ke Persis Solo.

Padahal, dua mantan pemain Perssu Sumenep itu sepekan lamanya berlatih di Stadion Tridadi, Sleman. Tidak hanya itu, keduanya sempat mencapai kata sepakat secara lisan dengan manajemen PSS, namun tidak mencapai kesepakatan di detik-detik akhir.

"Memang keduanya saya rekomendasikan untuk dinegosiasi dengan manajemen. Tapi, kini kami akan mencari pemain pengganti dengan kualitas yang sama," kata pelatih PSS Sleman, Freddy Mulli.

Advertisement

Mantan nakhoda tim Persebaya Surabaya itu telah mengincar beberapa nama baru untuk merapat ke Sleman. Hanya, Freddy memilih santai jika nantinya kembali gagal. Sebab, ia telah menemukan pakem komposisi dan karakter pemain di seluruh posisi. Terlebih, regulasi pembatasan usia juga berpengaruh pada proses perekrutan pemain.

"Saya terus mencermati performa pemain dalam latihan. Jika masih terlihat kekurangan di beberapa posisi, tentu jadi pertimbangan menambah pemain lagi," ujar pelatih asal Palopo tersebut.

Sikap santai juga ditunjukkan manajer PSS, Arif Juliwibowo, yang menilai keputusan Bakori dan Joko pilih ke Persis bagian dari dinamika sepak bola. Baginya, masih banyak pemain dengan kualitas mumpuni yang bersedia bergabung ke PSS. "Saya rasa bukan hal yang perlu dikhawatirkan. Apalagi masih banyak waktu untuk membangun tim," ucap Arif.

Arif mengungkapkan nama besar dan keseriusan PSS dalam membangun tim menjadi daya tarik pemain untuk mengadu nasib ke tim berjulukan Elang Jawa itu.

Dalam beberapa kali latihan terlihat beberapa pemain anyar yang mengikuti seleksi bersama agen. Namun, banyak dari mereka yang harus pulang lantaran tidak memenuhi kriteria tim pelatih dan manajemen PSS. "Kami akan lebih maksimal dalam membangun tim," tegas Arif.