Tantang Semen Padang, Persib Tak Mau Andalkan Serangan Balik

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 11 Mar 2017, 10:30 WIB
Pemain dan Official Persib Bandung berdoa sebelum memulai sesi latihan melawan Semen Padang pada turnamen Piala Presiden 2017 di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (10/3/2017). (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Bogor - Laga perebutan tempat ketiga Piala Presiden 2017 akan mempertemukan dua tim bergaya permainan menyerang, Persib Bandung dan Semen Padang, di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (11/3/2017).

Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman, mengaku tidak akan memilih serangan balik sebagai strategi menghadapi Kabau Sirah yang cukup produktif di Piala Presiden 2017.

Advertisement

Semen Padang hingga sejauh ini menjadi tim yang sangat produktif di Piala Presiden 2017. 12 gol Semen Padang diciptakan di babak grup, sementara empat gol dicetak di perempat final dan semifinal.

Menghadapi tim yang sangat produktif dengan permainan menyerang yang juga atraktif, Persib memutuskan untuk tidak akan mengubah gaya permainannya yang juga menyerang.

Djadjang Nurdjaman merasa Persib tak perlu bermain bertahan dan menunggu kesempatan untuk melakukan serangan balik.

"Kami akan tetap bermain menyerang saat menghadapi Semen Padang. Bukan tipikal kami untuk bermain menunggu dan melakukan serangan balik," ujar pelatih yang akrab disapa Djanur itu dalam keterangan pers di Sentul, Bogor, Jumat (10/3/2017).

"Jadi pertandingan nanti kita akan sama-sama bermain menyerang. Pertandingan ini akan menarik," lanjut pelatih Persib itu.

Persib, yang kalah dari Pusamania Borneo FC melalui drama adu penalti di semifinal, akan menghadapi Semen Padang yang juga kalah menyesakkan dari Arema FC di babak empat besar.

Laga antara dua tim yang sama-sama tersakiti di semifinal ini patut dinantikan. Persib dan Semen Padang memiliki catatan luar biasa karena menjadi dua tim yang lolos dari babak grup dengan nilai sempurna.

Berita Terkait