PBFC Pilih Bangun Sarana Latihan Ketimbang Rekrut Marquee Player

oleh Juprianto Alexander Sianipar diperbarui 20 Mar 2017, 14:00 WIB
Pusamania Borneo FC memilih fokus membangun sarana latihan kelas satu daripada merekrut pemain marquee player. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Jakarta - Pusamania Borneo FC memberi indikasi tidak akan mengikuti jejak Persib Bandung dan Madura United yang memboyong pemain dengan status marquee player jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2017 mulai 15 April 2017.

Tim berjulukan Pesut Etam itu memilih fokus berinvestasi untuk masa depan. Salah satunya dengan membangun tempat pemusatan latihan yang representatif untuk menunjang pembinaan dan latihan Borneo FC di Samarinda.

"Soal itu (marquee player) kami masih melihat situasi dulu. Saya pikir ada baiknya kami membangun sarana latihan kelas satu dulu di Samarinda. Persoalan ini sepertinya jauh lebih penting," kata Nabil Husein Said Amin, Presiden klub Borneo FC.

Advertisement

Di sisi lain, Nabil membantah bahwa kepergiannya Turki merupakan bagian dari rencana Borneo FC untuk mencari pemain asing berlabel marquee player. Nabil yang ditemani dua pemain Borneo FC, Ponaryo Astaman dan Terens Puhiri, memastikan kepergian ke Turki tidak untuk bernegosiasi dengan pemain lain.

Rumor Nabil ingin merekrut marquee player merebak setelah ia melakukan swafoto dengan penyerang Fenerbahce, Moussa Sow. "Saya ke Turki hanya untuk liburan, jalan-jalan, dan sempatkan nonton pertandingan di sana," kata Nabil.

"Itu hanya foto biasa, kami ketemu, dan ngobrol biasa. Di Indonesia lagi ramai soal ini (mendatangkan pemain Eropa), jadi dikaitkan seperti itu," ia menambahkan.

Saat ini Borneo FC sedang dalam masa persiapan menghadapi Liga 1 2017. Tim yang diarsiteki Dragan Djukanovic itu sudah memiliki tiga pemain asing yakni Kunihiro Yamashita, Helder Lobato, dan Flavio Beck, sesuai dengan regulasi kuota 2+1 yang diterapkan PSSI.