Aris Indarto Menagih Janji Pembangunan Stadion buat Persija

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 29 Mei 2017, 13:00 WIB
Mantan kapten Persija, Aris Indarto, meminta para pemimpin Jakarta tidak melupakan janji membangun stadion untuk tim Macan Kemayoran. (Bola.com/Robby Firly)

Bola.com, Jakarta - Mantan kapten Persija Jakarta, Aris Indarto, mengungkapkan dirinya terus mengikuti perkembangan tim ibu kota yang pernah dibelanya itu. Salah satu hal yang jadi perhatiannya, Aris merasa pemimpin baru Jakarta nanti harus mengingat janjinya untuk membangun stadion demi Persija.

Aris Indarto merupakan salah satu mantan pemain Persija yang ikut serta membawa tim berjulukan Macan Kemayoran itu menjuarai Liga Indonesia 2001. Hingga kini Aris masih tinggal di Jakarta dan terus mengikuti perkembangan Persija.

Ia cukup peduli ketika Persija kehilangan kandang sampai harus menggelar laga di kota lain, sebut saja Solo atau Malang. Menurutnya, Persija yang berstatus tim ibu kota tidak layak mendapatkan perlakuan seperti itu.

"Saya masih mengikuti Persija dan yang saya sorot saat ini adalah masalah kandang mereka. Klub sebesar Persija, klub ibu kota, harus melawat atau menumpang menggelar laga di tempat lain," ujar Aris Indarto kepada Bola.com.

Pria yang kini aktif menangani sebuah SSB di Jakarta ini lantas ingat bagaimana pasangan pemenang Pilkada DKI Jakarta 2017, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, punya janji membangun stadion di Jakarta. Aris berharap para politikus yang akan memimpin Jakarta itu tetap mengingat janjinya.

"Gubernur yang baru harus menyadari Persija adalah tim elite ibu kota. Mereka kemarin juga sudah sempat berjanji untuk membangun sebuah stadion di Jakarta dan semoga itu bisa segera terealisasi," lanjutnya.

Advertisement

Wacana pembangunan stadion baru di Jakarta sudah berembus sejak era Joko Widodo menjadi Gubernur DKI Jakarta. Setelah gubernur sebelumnya tidak memiliki program pembangunan stadion, Jokowi menjanjikan Stadion BMW menjadi stadion baru di Jakarta menggantikan Lebak Bulus yang diratakan dengan tanah untuk keperluan transportasi publik.

Namun, pada kenyataannya hingga Basuki Tjahaja Purnama menggantikan Jokowi, dan kini Basuki juga segera digantikan Anies Baswedan, perkembangan rencana pembangunan Stadion BMW masih terkendala masalah sengketa lahan.

Aris Indarto menyebut kendala pembangunan stadion yang dijanjikan di Jakarta tidak lepas dari birokrasi yang berbelit dan juga minimnya lahan pembangunan untuk sarana olahraga. Namun, mantan bek Timnas Indonesia itu tidak ingin Gubernur DKI Jakarta lupa begitu saja dengan janji meski ada banyak kendala untuk pembangunan stadion itu.

"Kendalanya tidak lepas dari yang namanya birokrasi. Belum lagi semakin minimnya lahan di Jakarta untuk pembangungan sarana olahraga. Saya hanya meminta agar Gubernur DKI Jakarta yang baru benar-benar ingat janjinya," ujarnya.

Persija saat ini sudah tidak harus pergi jauh hingga ke Solo atau Malang untuk menggelar laga kandang seperti yang mereka lakukan pada musim lalu. Persija kini berkandang di Stadion Patriot, Bekasi, yang aksesnya bagi tim dan suporter lebih baik namun tetap tidak berada di ibu kota.

Berita Terkait