Curahan Hati The Joker yang Tersisihkan di Arema

oleh Iwan Setiawan diperbarui 12 Jul 2017, 11:15 WIB
Striker Arema, Sunarto 'The Joker' baru satu kali diturunkan pelatih Aji Santoso di Liga 1 2017. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Sebutan sebagai kartu joker Arema FC melekat pada sosok Sunarto sejak musim 2011 silam. Namun pada musim ini, penyerang didikan akademi Arema itu seakan tersisihkan.

Dari 13 laga yang sudah dilewati Arema, Sunarto baru sekali dimainkan. Ia diturunkan sebagai pemain pengganti saat kalah telak 0-4 dari tuan rumah Persela Lamongan.

Kesempatan Sunarto kembali dimainkan terbuka saat Arema bertamu ke Stadion Tri Dharma Petrokimia, kandang Persegres Gresik United pada pekan ke-14 Liga 1 2017, Rabu (12/7/2017). Nama Suarto masuk dalam daftar rombongan skuat Tim Singo Edan.

Advertisement

Jika laga kontra Persegres berjalan mudah, Sunarto punya peluang besar main sebagai pengganti. Namun sang pemain tidak ingin terlalu pusing memikirkan minimnya kesempatan musim ini. "Saya pasrah saja tapi tetap serius latihan. Mungkin tahun ini belum rezeki untuk main," ujarnya.

Sunarto sempat dirumorkan bakal dipinjamkan bersama Cristian Gonzales, Ferry Aman Saragih, dan Hendro Siswanto ke Persiba Balikpapan pada pekan lalu. "Saya mengikuti apa kemauan Arema karena di tim ini saya dikontrak. Kalau memang mau dipinjamkan ya saya jalani. Kalau tidak nggak masalah," tukasnya.

Sejak promosi dari tim junior Arema ke senior pada 2010 silam, Sunarto belum pernah meninggalkan Arema. Bersama kompatriotnya, Dendi Santoso, Sunarto merupakan generasi emas akademi Arema yang belum pernah hengkang.

Saat ditanya soal kebersamaanya bersama Arema, pemain religius ini enggan terlalu memikirkannya. "Saya percaya semua sudah ada yang mengatur. Saya mengalir saja," katabapak satu anak itu.

Sunarto termasuk pemain religius yang tidak banyak bicara. Meski begitu, ia tetap serius dalam sesi latihan. "Dalam sepak bola, semua ada masanya. Mungkin sekarang saya waktunya menurun namun saya tidak merasa khawatir," ia mengungkapkan.

Sejak musim 2011, Sunarto dapat predikat sebagai kartu joker Arema karena sering mencetak gol penting. Pelatih Miroslav Janu waktu itu yang memberikan julukan kepadanya. Saat Indonesia Soccer Championship 2016, Sunarto juga masih sering mencetak gol saat masuk sebagai pemain pengganti.