Marco Fassone Tidak Percaya AC Milan dapatkan Leonardo Bonucci

oleh Cakrayuri Nuralam diperbarui 19 Jul 2017, 12:34 WIB
Bek baru AC Milan, Leonardo Bonucci. (doc. AC Milan)

- AC Milan melakukan revolusi dengan mendatangkan sepuluh pemain anyar pada bursa transfer musim panas 2017. CEO AC Miilan, Marco Fassone, menganggap pembelian Leonardo Bonucci menjadi pembelian yang paling sensasional.

Advertisement

"Bonucci? Saya berpikir kalau itu adalah ide yang gila, kami tidak yakin bisa memboyongnya. Namun, Vincenzo Montella terus mendorong untuk merealisasikan transfer tersebut," ujar Fassone.

"Leonardo Bonucci adalah seorang juara dan pemimpin sejati. Ia memiliki pengalaman tampil di Liga Champions dan hal tersebut menggambarkan ambisi kami untuk kembali ke kompetisi tersebut. Kami tak sabar menanti kontribusinya di AC Milan," ungkap Fassone.

AC Milan melakukan belanja besar-besaran pada bursa transfer musim panas 2017. Selain Bonucci, Rossoneri mendatangkan beberapa bintang muda, seperti di antaranya Andre Silva, Hakan Calhanoglu dan Franck Kessie. Kedatangan para pemain tersebut diharapkan mampu mengangkat prestasi klub.

Khusus untuk mendatangkan Bonucci, AC Milan mengeluarkan dana hingga 42 juta euro (Rp 644,83 miliar). Harga tersebut pantas dikeluarkan karena Bonucci merupakan pemain andalan, baik di level klub maupun timnas.

Tidak sekadar mendatangkan Bonucci, AC Milan juga berencana menjadikan sang pemain sebagai kapten baru tim menggantikan Riccardo Montolivo yang rentan cedera. Bonucci diikat AC Milan selama lima musim hingga 2022.

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, La Liga, Liga Champions, dan Liga Europa, dengan kualitas HD di sini

Berita Terkait