Pebalap Astra Honda 2 Kali Kibarkan Merah Putih di Buriram

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 17 Sep 2017, 18:08 WIB
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) dua kali mengibarkan bendera Merah Putih pada gelaran seri ketiga Thailand Talent Cup, Sabtu-Minggu (16-17/9/2017). (Astra Honda Motor)

Bola.com, Buriram - Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) dua kali mengibarkan bendera Merah Putih pada gelaran seri ketiga Thailand Talent Cup (TTC) 2017. 

Sejak sesi latihan bebas hingga kualifikasi, dua pebalap muda jebolan Astra Honda Racing School (AHRS), Mohammad Adenanta Putra dan Mario Suryo Aji, terus mengisi barisan depan pebalap TTC pada seri ketiga di Chang International Circuit, Buriram, Thailand. Sesi kualifikasi menempatkan Adenanta pada posisi start ketiga diikuti Mario pada posisi start keempat, Jumat (15/9/2017).

Advertisement

Pada balapan pertama, Sabtu (16/9/2017), Mohammad Adenanta Putra membuat momen bersejarah dengan meraih podium tertinggi dan mengibarkan bendera Merah Putih. Pebalap asal Magetan, Jawa Timur berusia 13 tahun ini menjadi pebalap TTC tercepat yang finis pada posisi pertama dengan catatan waktu 1 jam 49,069 detik dalam melahap 10 lap.

Performa hebatnya kembali diulang pada balapan kedua, Minggu (17/9/2017). Adenanta memulai dengan start mulus dan langsung naik ke posisi kedua. Pebalap ini terus berjuang melawan gempuran pembalap tuan rumah. Usaha mengejar posisi pertama semakin berat karena pembalap tuan rumah sangat agresif. Namun, Adenanta sukses untuk mempertahankan posisi kedua hingga menyentuh garis finis. Bendera Merah Putih pun kembali berkibar di gelaran TTC 2017.

"Dengan bekal hasil bagus di balapan pertama, saya coba fokus dan konsentrasi untuk tidak melakukan kesalahan saat start sebagai modal untuk tetap bisa menjaga peluang di persaingan barisan depan. Saya melakukan start dengan baik dan seperti di balapan pertama, saya menghadapi tekanan dan persaingan dari sedikitnya lima pebalap tuan rumah. Saya sudah berusaha maksimal untuk bisa lepas dari kepungan pebalap tuan rumah. Akhirnya, posisi kedua jadi hasil maksimal yang bisa saya dapatkan. Terima kasih untuk dukungan doa dari pecinta balap Indonesia," ujar Adenanta, melalui rilis yang diterima Bola.com.

Pebalap Indonesia lainnya, Mario Suryo Aji, turut menunjukkan persaingan sengitnya di sirkuit yang akan menghelat MotoGP pada musim balap tahun depan. Pada balapan pertama, Mario sempat memimpin pada lap-lap awal. Namun persaingan sengit hingga insiden bersenggolan dengan pebalap lain menempatkan pebalap 13 tahun yang juga berasal dari Magetan, Jawa Timur ini finis pada posisi 7.

Pada balapan kedua, Mario berusaha memulai balapan dengan sempurna dan masuk di posisi 5 besar. Memasuki lap kedua, Mario sempat turun ke posisi 9 karena bersenggolan dengan pembalap tuan rumah. Namun, Mario terus berusaha mengejar dan berhasil naik ke posisi 7 pada lap 5. Pada lap terakhir, Mario berhasil meraih posisi 5, namun kembali dicuri pembalap tuan rumah saat memasuki tikungan 4. Aksi saling salip terus terjadi menjelang garis finis. Pada tikungan terakhir, Mario mengunci posisi kelima setelah kembali menyalip pembalap tuan rumah.

"Terima kasih pada semua yang telah mendukung saya, terima kasih pada PT Astra Honda Motor. Semoga pengalaman berharga ini bisa jadi modal bagus untuk jenjang balap saya berikutnya", ujar Mario.

Thailand Talent Cup 2017 dihelat sebanyak empat seri di Thailand. Pada masing-masing seri, para pebalap beradu kecepatan sebanyak dua kali balapan untuk menjadi yang terbaik. Pada seri ketiga ini, PT Astra Honda Motor (AHM) menurunkan pebalap binaannya Mohammad Adenanta Putra dan Mario Suryo Aji, untuk beradu kecepatan dengan 15 pebalap Asia lainnya menggunakan Honda NSF250R.

 

Berita Terkait