Kiatisuk Mundur dari Port FC, Hijrah ke Indonesia atau Vietnam?

oleh Aning Jati diperbarui 22 Sep 2017, 11:15 WIB
Pelatih Thailand, Kiatisuk Senamuang. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Bangkok - Kiatisuk Senamuang resmi mundur dari Port FC, hanya tiga bulan setelah ia menduduki jabatan pelatih kepala di klub peserta Thai Premier League 2017 itu. Kini, masa depannya jadi pembicaraan seru. Ke mana ia akan berlabuh selanjutnya?

Bersamaan dengan pernyataannya mundur dari Port FC, Kiatisuk Senamuang menyampaikan akan mempertimbangkan opsi melatih klub atau timnas di luar Thailand. Hal ini berbeda dengan keputusannya beberapa bulan lalu, tepatnya setelah mundur sebagai pelatih Thailand pada akhir Maret 2017.

Ketika itu ia berujar enggan melatih klub atau tim asing karena tak mau bila suatu ketika klub atau tim yang ditanganinya itu berhadapan dengan klub atau Timnas Thailand.

Advertisement

Alhasil, beberapa klub di Tanah Air kembali dikaitkan dengan sosok pelatih 44 tahun itu. Tentu masih ingat, belum lama ini beberapa fans klub di Indonesia, mulai Persib, Sriwijaya FC hingga Persebaya ramai-ramai meminta Kiatisuk Senamuang melatih klub kesayangan mereka.

Saat ini klub-klub itu sudah memiliki pelatih kepala. Namun, tak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa mendatang.

Selain klub-klub asal Indonesia, Vietnam juga jadi negara yang dikaitkan dengan pelatih yang juga legenda sepak bola Thailand itu.

Kiatisuk Senamuang disebut-sebut bakal menduduki jabatan pelatih kepala Timnas Thailand, mengisi posisi Nguyen Huu Thang yang mundur selepas kegagalan di SEA Games 2017. Sejauh ini Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) baru menunjuk pelatih sementara untuk menggantikan Huu Thang.

Kembali ke Kiatisuk, pelatih yang berhasil mempersembahkan gelar juara Piala AFF 2014 dan 2016 serta medali emas SEA Games 2015 buat Thailand ini mundur dari Port FC seusai kekalahan 1-3 tim asuhannya pada laga kandang kontra Chonburi (20/9/2017) malam.

Sebelum laga, Kiatisuk memang sudah melempar pernyataan akan mundur bila Port FC gagal meraih tiga poin pada pertandingan itu.

Dalam kurun tiga bulan menangani Port FC, Kiatisuk Senamuang hanya mampu mempersembahkan satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan lima kekalahan. Hasil ini mendatangkan reaksi negatif dari kalangan suporter.

"Saya bilang saya akan bertanggung jawab jika kami gagal mendapat tiga poin (dari laga melawan Chonburi). Sebagai profesional, saya harus menepati janji saya," ujar Kiatisuk.

Menarik ditunggu klub atau timnas mana yang bakal dipilih Kiatisuk Senamuang selanjutnya. Akankah klub-klub di Indonesia tertarik mendatangkannya?