Perbasi Cup 2017: Pemain Asing Langsung On Fire

oleh Ahmad Fawwaz Usman diperbarui 06 Nov 2017, 22:46 WIB
Pemain Pelita Jaya, Wayne Lyndon Bradford (kiri) mencoba melewati pebasket Satya Wacana Salatiga, Cassiopeia Manuputty pada laga Perbasi Cup 2017 di Britama Arena, Jakarta, Senin (6/11). Pelita Jaya unggul 92-46. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Jakarta Pemain asing yang tampil di Perbasi Cup 2017 langsung unjuk gigi. Meski hanya jadi ajang pemanasan jelang IBL 2017/18, tapi dua pemain asing di masing-masing tim tampil serius.

Memang ada perbedaan antara edisi Perbasi Cup 2017 dan tahun lalu. Jika pada tahun lalu pemain asing yang dibawa bebas dari mana saja, kali ini pemain asing yang diperbolehkan turun hanya dua dan hasil draft day pada 2 Oktober 2017.

Advertisement

Kesempatan tersebut langsung dimanfaatkan empat tim yang bermain pada hari pertama Perbasi Cup 2017 di Britama Arena, Jakarta, Senin (6/11/2017). Mereka adalah Hangtuah Sumatera Selatan, Bima Perkasa Jogja, Siliwangi Bandung, serta NSH Jakarta.

Dalam pertandingan antara Hangtuah dan Bima Perkasa, para pemain asing saling unjuk gigi. Hangtuah memainkan Keenan Palmore dan Nashon George. Kemenangan 70-56 atas Bima Perkasa mutlak dari kontribusi mereka.

Untuk Palmore, ia menyumbang 28 poin. Sebanyak 26 poin diperoleh dari tembakan 2 poin dan dua kali free throw. Dia juga mampu menciptakan 12 rebound.

Sedangkan George menyumbang 21 poin hasil dari tujuh tembakan 2 angka, satu kali tembakan 3 poin, serta empat kali free throw. Catatan reboundnya mencapai 17. Sekadar catatan, tidak ada pemain lokal Hangtuah yang dapat mengoleksi poin dua digit.

2 dari 3 halaman

Puas

Pebasket Satya Wacana Salatiga, Cassiopeia Manuputty (kanan) mencoba lolos dari kawalan pemain Pelita Jaya, Wayne L Bradford pada laga Perbasi Cup 2017 di Britama Arena, Jakarta, Senin (6/11). Pelita Jaya unggul 92-46. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Pelatih Hang Tuah Andika Saputra mengaku puas dengan performa dua pemainnya tersebut. "Untuk sementara mereka (pemain asing) oke. Mereka bisa membantu pemain-pemain muda Hangtuah yang berpotensi bisa lebih baik," ucap Andika.

"Kalau Neeson, dibilang sudah maksimal sepertinya belum. Kalau Keenan, sudah memuaskan, tetapi bisa lebih maksimal lagi. Sudah memenuhi harapan, tapi harus bisa lebih baik lagi."

Di kubu Bima Perkasa, dua pemain asing, yakni Emilio Parks dan Anthony McDonalds juga mampu unjuk gigi. Parks mencetak 16 poin dan McDonalds 11 poin.

Namun, jumlah yang ditorehkan McDonalds masih kalah dari kapten NSH, Yanuar Dwi Priasmoro, yakni 16 poin. Itu mengapa pelatih Raul Miguel Hadinoto menyatakan masih kecewa dengan permainan mereka.

"Pemain masing tidak banyak yang bisa diharapkan karena baru latihan sekali. Mereka jelas butuh waktu. Dengan sisa waktu yang ada, kami memang harus lebih banyak latihan lagi. Masih banyak masalah miskomunikasi. Belum saling mengenal," ujar Raul.

3 dari 3 halaman

Laga Lain

Pebasket Pelita Jaya, Bradford Lyndon (kanan) melewati adangan pemain Satya Wacana pada laga Perbasi Cup 2017 di Sports Mall, Kelapa Gading, Jakarta, (06/11/2017). Pelita Jaya menang 92-46. (Bola.com/Nick Hanoatubun)

Pada laga lainnya, NSH Jakarta hanya menyertakan satu pemain asing pada Perbasi Cup 2017, yakni Brachon Griffin. Kualitas Griffin sangat jelas terlihat dibandingkan pemain lokal.

Total, ia menyumbang 21 poin, tiga poin di antaranya dari tembakan tiga angka. Pemain lokal yang mampu mendekati statistik Griffin adalah Ary Sapto Nugroho dengan 17 poin.

"Griffin energinya masih oke, tapi problemnya itu hanya pengalaman saja. Setahu saya terakhir main di Italia. Artinya kami tak tahu track record-nya secara pasti. Tapi, dia sudah memenuhi ekspektasi. Saya ingin pemain asing tampil seperti itu," kata pelatih NSH Wahyu Hidayat.

Berbeda dengan NSH, Siliwangi Bandung memanfaatkan kuota dua pemain asing mereka dengan membawa Darnell Brown dan Anthony Donnavan Hastings. Masing-masing keduanya menyumbang 14 dan 13 poin.

"Sejauh ini keduanya oke, hanya memang mereka sedang adaptasi udara. Hal itu sangat terlihat. Kalau untuk chemistry, kalian bisa lihat sendiri, sudah oke," papar pelatih Siliwangi, Ali Budimansyah.