Gerry Salim dan Doni Tata Siap Berduel di Sirkuit Kanjuruhan

oleh Iwan Setiawan diperbarui 14 Des 2017, 13:40 WIB
Gerry Salim beradu kecepatan pada perhelatan seri final Trial Game Asphalt 2017 di Sirkuit Stadion Kanjuruhan, Malang, 15-16 Desember. (Bola.com/Muhammad Wirawan Kusuma)

Bola.com, Malang - Beberapa pebalap ternama Indonesia bakal beradu kecepatan pada perhelatan seri final Trial Game Asphalt (TGA) 2017 di Sirkuit Stadion Kanjuruhan, Malang, pada 15-16 Desember. Persaingan seru diprediksi tersaji antara lain melibatkan Doni Tata Pradipta dan Gerry Salim

Advertisement

Ajang ini merupakan balapan motor trail yang berlangsung di lintasan aspal. Namun, ajang ini juga mengadopsi beberapa peraturan dari supermoto. Yang menarik, seri final ini jadi penentuan siapa yang layak menjadi jawara.

Yang paling diunggulkan adalah Doni Tata Pradita. Mantan pebalap tim Gresini Moto 2 ini adalah juara beruntun Trial Game Asphalt putaran 1 dan 2 (Yogyakarta dan Purwokerto). Tapi, dia dibayangi Gerry Salim, juara Asia Road Racing Championship 2017 kelas AP250, serta duo crosser papan atas Indonesia Ivan Harry Nugroho dan Farhan Hendro.

Jadi, tidak berlebihan jika seri di Malang mendapatkan titel Battle of Champions.

"Babak final Malang nanti memang akan lebih berat dibanding dua putaran sebelumnya. Saya akan berusaha lebih keras lagi untuk mempertahankan gelar juara, tentu saja dengan persiapan yang lebih matang seperti latihan-latihan skill serta fisik,” kata Doni Tata, Rabu (13/12/2017).

Sementara itu, Gerry Salim, pebalap yang baru saja merebut gelar juara Asia Road Racing Championship (ARRC) 2017 di Sirkuit Chang Buriram, Thailand, kelas AP250, mengaku sangat menantikan seri Malang. Gerry terpaksa pasrah absen dalam dua seri awal di Yogyakarta dan Purwokerto demi fokus menghadapi kejuaran Asia tersebut.

“Tentunya seri Malang ini yang saya tunggu. Sudah gatal rasanya memacu gas di lintasan Trial Game Asphalt. Semoga saja bisa meraih hasil maksimal,” tutur Gerry Salim.

Tanpa mengesampingkan pembalap lainnya, Dony Tata dan Gerry Salim memang jadi daya tarik utama ajang ini. Mereka bakal beradu skill di Sirkuit Stadion Kanjuruhan yang memiliki banyak tikungan menantang.