Pasar Tumpah Jelang Bali United Vs Tampines Rovers

oleh Ronald Seger Prabowo diperbarui 16 Jan 2018, 18:00 WIB
Pedagang kaki lima di sekitar Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, jelang laga Bali United Vs Tampines Rovers pada Selasa (16/1/2018). (Bola.com/Ronald Seger Prabowo)

Bola.com, Gianyar - Laga kandang Bali United selalu dihadiri banyak penonton. Termasuk saat bentrok play-off Liga Champions Asia melawan klub Singapura, Tampines Rovers di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (16/1/2018). Ribuan suporter sudah memadati area pertandingan, beberapa jam sebelum kick-off pukul 19.30 WITA.

Namun, yang memadati bukan hanya suporter, namun juga para pedagang. Dari pantauan di lapangan banyak pedagang yang berjualan mulai makanan seperti sate ayam, bakso, nasi bungkus, tahu kupat, minuman, hingga pernak-pernik kaus Bali United.

Advertisement

Mereka berjejer mulai jalan masuk hingga memutari stadion. Banyaknya jumlah pedagang membuat kawasan stadion bak pasar tumpah.

Salah satu suporter, Heru Prasetyo bahkan memiliki saran unik jika masyarakat ingin datang langsung ke stadion. Menurutnya, para suporter harus membawa uang lebih agar lebih "nyaman" saat tiba di arena pertandingan.

''Memang yang jual makanan banyak sekali. Jadi kalau bawa uang lebih bisa mengisi perut terlebih dahulu. Karena di dalam tribun steril dari pedagang,'' ungkap dia saat berbincang dengan Bola.com.

Suporter lain, Putu Danang menilai banyaknya pedagang makanan secara tidak langsung cukup membantu para penonton. Sebab, para suporter pendukung Bali United yang tidak sempat beristirahat usai pulang kerja bisa mengisi perut di stadion.

''Kalau di sini makanan banyak dan tinggal pilih saja. Jadi habis pulang kerja bisa langsung ke stadion,'' ucapnya.