Getuk Ingin Pemain Arema Siap Mental Menghadapi Persija

oleh Iwan Setiawan diperbarui 27 Mar 2018, 18:30 WIB
Pelatih Arema FC, Joko Susilo, saat pertandingan melawan Persib Bandung pada laga persahabatan di Stadion GBLA, Bandung, Minggu (18/3/2018). Persib menang 2-1 atas Arema FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Malang - Setelah menuai hasil imbang di kandang sendiri, Stadion Kanjuruhan, pada pekan pertama Liga 1 melawan Mitra Kukar (24/3/2018), Arema FC ingin mencari poin pengganti. Pada laga perdana lalu Arema sebenarnya ingin memetik nilai sempurna.

Namun, laga selanjutnya tidak akan mudah bagi Dendi Santoso dkk. Arema harus bertandang ke markas tim tangguh Persija Jakarta, yang pada masa pramusim jadi juara Piala Presiden 2018. Laga Persija versus Arema ini dimainkan di SUGBK, Jakarta, Sabtu (31/3/2018).

"Kami harus perbaiki mental pemain. Di pertandingan pertama lalu, pemain justru merasa terbebani saat sudah unggul," ujar pelatih Arema, Joko 'Getuk' Susilo.

Advertisement

Saat Liga 1 2017, Arema juga ditekuk Persija dua gol tanpa balas. Padahal beberapa musim silam, Arema punya rekor bagus saat away ke ibu kota. Satu di antaranya karena basis suporter Aremania di kawasan Jabodetabek cukup besar.

"Saya selalu sampaikan kepada pemain untuk tetap fokus meski sudah ungul. Bahkan harusnya lebih tenang. Tapi, trauma kebobolan di babak kedua masih membayangi. Itu yang harus dihilangkan," lanjut pelatih berlisensi A AFC ini.

Meski begitu, Getuk juga melihat Persija mengalami masalah yang sama saat ini. Pada pertandingan perdana, Marko Simic dkk. gagal mengalahkan Bhayangkara FC sehingga dia tidak merasa sendirian menghadapi persoalan mental pemain.

 

2 dari 2 halaman

Posisi Getuk Rawan

"Selain Persija dan Arema, ada beberapa tim yang juga meraih hasil imbang di kandang saat pertandingan pertama. Jadi, itu masih lumrah. Sekarang kami berlomba untuk secepatnya mengatasi persoalan itu," tegasnya.

Arema masih memiliki sisa waktu satu pekan ke depan. Getuk tidak ingin pemainnya terus menyesali hasil imbang di pertandingan sebelumnya. Meski, hal itu sangat menyakitkan karena keunggulan dua gol disamakan Mitra Kukar dalam waktu 10 menit terakhir.

Penyerang Arema FC, Thiago Furtuoso dikawal ketat pemain Mitra di laga Liga 1 2018, Minggu (24/3). (Dok. PT LIB)

Beban Arema sekarang memang berat. Sama beratnya dengan Persija. "Target kami tentu jangan sampai kehilangan poin," kata Getuk.

Jika sampai kalah, posisi Getuk juga semakin goyah. Setelah melawan Mitra Kukar lalu, dia sudah menerima kritik pedas dari suporter sehingga dia harus segera mungkin membuat Arema bisa tampil lebih garang meski di kandang lawan.