Kalah dari Bhayangkara FC, Pelatih PS Tira Keluhkan Lapangan

oleh Nandang Permana diperbarui 04 Mei 2018, 20:55 WIB
Pelatih PS Tira, Rudy Eka saat memimpin timnya melawan Bhayangkara FC pada lanjutan Liga 1 2018 di Stadion PTIK, Jakarta, Jumat (4/5/2018). Bhayangkara menang 4-2. (Bola.com/Nick Hanoatubun)

Bola.com, Jakarta - Pelatih PS Tira, Rudy Eka Priyambada, mengaku kecewa dengan kekalahan 2-4 dari Bhayangkara FC pada pekan ketujuh di Stadion PTIK, Jakarta, Jumat (4/5/2018). Kekalahan ini membuat PS Tira masih tertahan di papan bawah klasemen.

Advertisement

Empat gol kemenangan Bhayangkara FC dicetak Vladimir Vujovic pada menit ke-39, Jajang Mulyana (52'), TM Ichsan (73'), dan Herman Dzumafo (86'). Sedangkan sepasang gol PS Tira dicetak Mariano Berriex (31') dan Aleksandar Rakic (58').

Pelatih yang pernah menukangi Celebest FC mengungkapkan kelengahan pemain belakang membuat PS Tira harus menerima kenyataan gagal membawa pulang poin di laga ini. "Sebenarnya kami sudah menambah bek dari tiga pemain ditambah dengan memasukan dua gelandang. Namun, kami sedikit lengah dan kalah jumlah pemain karena Dimas Drajad keluar dan pergantian pemain sudah habis," kata Rudy Eka.

Selain itu, faktor lapangan menjadi penyebab lain kegagalan anak asuhnya meraih hasil positif di kandang Bhayangkara FC. Rudy menyebut hal itu bisa berakibat fatal kepada pemain seperti yang dialami Dimas Drajad.

"Fasilitas lainnya seperti ruang ganti, sudah cukup lumayan. Namun, lapangan yang tidak rata membuat setiap pemain tidak maksimal dan malah rawan dengan gangguan seperti yang dialami Dimas Drajad. Dengan lapangan seperti ini, maka pemain akan terganggu. Saya kira belum layak lapangan ini untuk Liga 1," tukas pelatih PS Tira tersebut.