Pelatih Ungkap Penyebab Kekalahan Arema FC dari PSMS

oleh Iwan Setiawan diperbarui 27 Mei 2018, 13:25 WIB
Pemain Arema FC, Hanif Syahbandi (berdiri) ditekel penggawa PSMS Medan, Abdul Azis, pada laga lanjutan Liga 1 2018, Sabtu (26/5/2018). (Bola.com/Iwan Setiawan)

 

Bola.com, Medan - Arema FC kembali kalah pada laga away setelah takluk 0-2 di markas PSMS Medan melalui dua gol Wilfried Yessoh, Sabtu (26/5/2018). Pelatih Arema, Milan Petrovic menyatakan timnya tidak dalam performa terbaik sehingga gagal membawa pulang poin dari Medan.

Advertisement

Pada laga tersebut, dia kehilangan enam pemain yang sebenarnya disiapkan sebagai starter. Mereka adalah Arthur Cunha, Thiago Furtuoso, Dendi Santoso, Israel Wamiau, Ricky Ohorella, dan Ahmad Alfarizi.

"Bagi kami, kehilangan enam pemain terlalu banyak. Itu yang membuat tim ini sulit bermain bagus. Mereka adalah pemain penting," kata Milan setelah pertandingan. 

Beberapa pemain pengganti yang diturunkan juga tidak bisa mengangkat performa tim, seperti Balsa Bozovic dan Syaiful Indra Cahya. duet Dedik Setiawan dan Rivaldi Bawuo yang menggila pekan lalu seakan mati kutu di Medan. Beberapa peluang emas yang harusnya membuahkan gol terbuang begitu saja.

Sementara itu, PSMS tampil dominan dan lebih bertenaga karena bisa menurunkan kekuatan terbaik. ”Selain banyak kehilangan pemain, kelelahan juga jadi persoalan tersendiri. Sehingga mereka tidak bisa main maksimal,” imbuh dia.

Selama Ramadan, Arema mendapatkan jadwal lebih padat. Setelah melawan Bali United, mereka harus meladeni Bhayangkara FC dan dilanjutkan melawan PSMS semalam. “Ini sangat sulit. Kami harus segera perbaiki kekurangan ini dalam sisa waktu yang ada,” tegasnya.

Pekan depan, Arema memiliki jeda lumayan panjang untuk melawan PSIS Semarang di Malang, karena baru berlaga pada 1 Juni. “Kami harus adakan perubahan dan penyegaran kondisi tentunya,” imbuh pelatih asal Slovenia ini. 

Dalam pertandingan melawan PSIS, Arema FC berharap enam pemain yang sempat absen sudah bisa turun untuk mewujudkan misi membawa pulang tiga poin.