Pelatih Persib Menilai Sanksi Komdis PSSI kepadanya Keliru

oleh Muhammad Ginanjar diperbarui 28 Jun 2018, 18:00 WIB
Pelatih Persib, Mario Gomez, memberikan arahan kepada anak asuhnya saat pertandingan melawan PSM pada laga Piala Presiden di Stadion GBLA, Bandung, Jumat (26/1/2018). Persib takluk 0-1 dari PSM. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez, mengaku terkejut dengan keputusan Komisi Disiplin PSSI yang memberikan sanksi kepadanya. Pelatih asal Argentina ini diberikan hukuman berupa teguran keras karena terbukti menendang botol air mineral ke arah wasit sebagai bentuk kekecewaan saat Persib berhadapan dengan PSMS Medan di Stadion Teladan, Medan (5/6/2018).

Mario mengungkap, sanksi seperti ini merupakan kali pertama didapatnya selama berkarier sebagai pelatih sepak bola. "Saya tidak pernah mengalami ini sebelumnya," kata Mario di Stadion SPOrT Jabar, Jalan Arcamanik, Kota Bandung, Kamis (28/6/2018).

Advertisement

Menurutnya, Komdis PSSI keliru dan tidak seharusnya mereka memberikan sanksi kepadanya karena aksi menendang botol air mineral itu ditunjukan untuk pemainnya yang selalu kehilangan bola.

"Saya tidak mengerti, saya melakukan itu bukan untuk siapa pun. Saya ingat, gelandang kami kehilangan bola, dan saya sedikit kecewa kepada pemain saya, bukan untuk tim lain," jelasnya.

Namun, lanjut Mario, Komdis PSSI menilai botol yang ditendangnya sebagai bentuk kekecewaan yang berlebihan hingga mengarah pada wasit yang memimpin pertandingan PSMS vs Persib.

"Mereka (Komdis PSSI) menganggapnya saya melakukan itu kepada tim lawan. Tapi, tidak apa-apa, terserah mereka saja," ujarnya kesal.