Tak Suka Prancis, Lovren Anggap Kroasia Lebih Baik

Oleh Tim Boladotnet diperbarui 17 Jul 2018, 15:11 WIB
Dejan Lovren merayakan keberhasilan Krosia mengalahkan Inggris pada semifinal Piala Dunia 2018. (doc. HNS)

Bola.com, Jakarta Bek Kroasia, Dejan Lovren, lagi-lagi menarik perhatian publik dengan komentarnya usai laga final melawan Prancis hari Minggu (15/7) kemarin. Kali ini, ia menyebut timnya tampil lebih baik dari sang jawara itu.

Lovren hanya bisa diam tanpa kata kala Prancis menjebol gawang timnya sebanyak empat kali di laga final tersebut. Berkat itu, Kroasia pun harus mengubur impiannya untuk meraih gelar Piala Dunia pertamanya.

Advertisement

Padahal beberapa waktu sebelum pertandingan, pria berumur 29 tahun itu sesumbar dan menganggap dirinya sebagai salah satu bek terbaik di dunia. Kekalahan tersebut jelas membuat perkataannya tidak sesuai kenyataan.

2 dari 3 halaman

Anggap Kroasia Lebih Baik

Dejan Lovren dan pelatih timnas Kroasia, Zlatko Dalic. (doc. HNS)

Tetapi Lovren tetap meyakini bahwa Kroasia bermain jauh lebih baik daripada skuat asuhan Didier Deschamps itu. Ia bahkan mengkritisi permainan Prancis yang dinilainya buruk.

"Secara keseluruhan, kami bermain lebih baik. Prancis tidak memainkan sepakbola. Mereka menunggu kesempatan dan mencetak gol," ujar Lovren seperti yang dilansir dari talkSPORT.

"Mereka hanya punya satu taktik dan anda harus menghormati itu. Mereka memainkan setiap pertandingan di turnamen ini seperti itu. Saya kecewa karena kami kalah tetapi bermain lebih baik dari mereka," lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Bangga dengan Pencapaian Kroasia

Luka Modric dan para pemain Timnas Kroasia tak mampu menahan kesedihan setelah gagal menjuarai Piala Dunia 2018. (AFP/Franck Fife)

Ini merupakan laga final pertama Kroasia di Piala Dunia sejak partisipasi pertamanya tahun 1998 silam. Walaupun ia mengaku bangga dengan pencapaian negaranya, namun dirinya tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya.

"Saya bangga dengan apa yang kami raih, menjadi kedua di dunia. Saya bangga kepada semuanya dan juga negara. Kami menyesal tiap kali melihat keputusan, tapi itu tidak penting sekarang," tambahnya.

"Sulit untuk dijelaskan. Mungkin dalam beberapa bulan ke depan saya bisa membuat semuanya menjadi lurus," pungkasnya.

Pencapaian untuk Lovren sendiri terbilang luar biasa dalam beberapa bulan terakhir. Selain membawa Kroasia melaju jauh di Piala Dunia 2018, ia juga turut berkontribusi saat Liverpool mencapai final Liga Champions.

Sumber: Bola.net

Berita Terkait