Dapat Teguran Keras, Panpel Piala AFF U-16 Sterilkan Pedagang Kaki Lima

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 04 Agu 2018, 20:35 WIB
Antrean tiket laga Timnas Indonesia U-16 pada Piala AFF U-16 2018 di Sidoarjo, Sabtu (4/8/2018) mengular. (Bola.com/Zaidan Nazarul)

Bola.com, Sidoarjo - Panpel Piala AFF U-16 2018 mendapat teguran keras dari federasi sepak bola ASEAN (AFF) terkait kasus pelemparan botol minuman ke lapangan saat pertandingan antara Indonesia melawan Vietnam (3/8/2018).

Tak ingin kejadian terulang, mulai Sabtu pagi (4/8/2018) atau beberapa jam sebelum pertandingan Indonesia lawan Timor Leste berlangsung, Satpol PP mensterilkan pedagang kaki lima di area sekitar stadion.

Advertisement

"Sejak pagi hingga menjelang pertandingan tadi Satpol PP dan panpel lokal membersihkan pedagang kaki lima di sekitar stadion," tutur H. Ibnu, panpel lokal Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Wajar saja, sejak pagi pula tidak tampak satu pun pedagang kaki lima yang berjualan di halaman stadion yang digunakan sebagai venue pertandingan Indonesia vs Timor Leste ini. Bahkan di kantin Stadion yang sebelumnya tersedia air mineral kemasan botol pun tidak lagi terlihat.

Tak hanya membersihkan pedagang kaki lima, petugas keamanan yang berjaga di pintu-pintu masuk stadion juga menyediakan plastik untuk menggantikan botol minuman yang dibawa penonton.

"Kami harus mengantisipasi hal ini, karena kita akan merugi bila sampai AFF menjatuhkan sanksi. Sebab setelah peringatan keras itu, AFF akan menjatuhkan sanksi bila sampai terjadi lagi," tutur Ibnu.

Upaya ini tak hanya dilakukan saat pertandingan Indonesia melawan Timor Leste, tapi juga pada laga-laga selanjutnya, khususnya saat Timnas Indonesia U-16 berlaga. "Ini akan menjadi SOP untuk pertandingan selanjutnya," ujarnya.

Berita Terkait