Alasan Kembalinya China Taipei Setelah 50 Tahun Absen di Sepak Bola Asian Games

oleh Aning Jati diperbarui 07 Agu 2018, 22:55 WIB
Timnas China Taipei U-23 saat TC dan uji coba di Niigata, Jepang. (Bola.com/Dok. JFA)

Bola.com, Jakarta - China Taipei kembali menggeliat di pentas sepak bola Asia, terutama di ajang Asian Games. Setelah vakum lebih dari 50 tahun lamanya dengan tak mengirim timnas ke cabang olahraga sepak bola Asian Games sejak kali terakhir pada edisi 1966, China Taipei kembali tampil di Asian Games 2018.

Sejatinya, China Taipei termasuk jagoan di pentas sepak bola Asian Games. Namun, itu cerita di masa lalu ketika memenangi medali emas secara beruntun pada Asian Games edisi 1954 dan 1958.

Setelah itu, sepak bola China Taipei mengalami kemerosotan. Mereka bahkan merasa tak layak mengirim tim sepak bola ke Asian Games lagi dan bersaing dengan tim-tim dari negara lain di Asia.

Hingga, Asian Games 2018, mereka memutuskan tampil. Lantas apa yang membuat China Taipei mengubah pikiran dan kembali mengirimkan tim sepak bola ke Asian Games 2018?

Direktur Timnas di Asosiasi Sepak Bola China Taipei (CTFA), Peng Matsu, memberikan jawabannya. Ia menuturkan keinginan kembali tampil di Asian Games bermula sejak pelatih asal Inggris, Gary White, menjadi pelatih timnas serta menduduki posisi direktur teknik pada medio September 2017.

Advertisement

Di bawah arahan Gary White, sepak bola China Taipei mulai bangkit. Acuannya, dalam pimpinan White, China Taipei mampu meroket di daftar ranking FIFA, dengan berada di peringkat ke-121 per April dan Mei 2018.

Kini sepeninggal Gary White yang memilih hijrah ke Timnas Hong Kong pada akhir bulan lalu, China Taipei ingin menunjukkan sepak bola mereka sudah membaik.

"Sejak saat itu kami fokus membina pemain muda. Mampu tampil di Asian Games 2018 menjadi buah dari itu semua," kata Peng Matsu.

Meski mengandalkan pemain muda, bukan berarti mereka bisa dipandang sebelah mata. Timnas China Taipei U-23 memperkuat tim jelang Asian Games 2018 dengan berlatih di Prefektur Niigata, Jepang, 19-29 Juli 2018.

"Saya berharap pemain bisa memperlihatkan hasil dari latihan di Jepang saat Asian Games nanti," ujarnya.

Salah seorang pemain, Chen Yi Zheng, berujar TC dan uji coba di Jepang mampu meningkatkan kepercayaan dirinya. "Saya bisa meningkatkan skill dengan TC di Jepang ini," timpal Chen.

Timnas Indonesia U-23 pun harus berhati-hati dengan kekuatan baru nan misterius yang dimiliki Timnas China Taipei U-23. Maklum, China Taipei tergabung di Grup A pada penyisihan grup Asian Games 2018. Selain bersama tuan rumah Indonesia, mereka juga harus meladeni Palestina, Laos, dan Hong Kong.

Sumber: Berbagai sumber

Berita Terkait