2 Pemain Arema di Timnas Indonesia Belum Jadi Starter, Milan Petrovic Kirim Dukungan

oleh Iwan Setiawan diperbarui 16 Nov 2018, 07:45 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Gavin Kwan, berebut bola dengan Dedik Setiawan, saat latihan di Universitas Kasetsart, Bangkok, Kamis (15/11). Latihan ini persiapan jelang laga Piala AFF 2018 melawan Thailand. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Bola.com, Gresik - Timnas Indonesia sudah melakoni dua laga di Piala AFF 2018, yakni melawan Singapura (9/11/2018) dan Timor Leste (13/11/2018). Namun, dalam dua laga tersebut, dua pemain Arema masih belum dapat kepercayaan untuk bermain.

Advertisement

Dua pemain itu adalah Dedik Setiawan dan Bagas Adi Nugroho. Keduanya hanya duduk di bangku cadangan saat Timnas Indonesia berjuang di fase penyisihan Grup B.

Dukungan moral pun diberikan pelatih Arema, Milan Petrovic. Pelatih asal Slovenia ini tidak ingin Bagas dan Dedik berkecil hati karena mereka memang masih muda dan masih banyak kesempatan yang nantinya pasti datang.

"Saya tetap respek dengan pelatih timnas (Bima Sakti) karena dia yang memahami kebutuhan tim seperti apa. Saya sudah mengirimkan pesan kepada dua pemain Arema di sana. Mereka harus tetap bangga karena sudah jadi bagian dari Timnas Indonesia di usia yang masih muda," kata Milan.

Memang sempat ada kekhawatiran kedua pemain itu merasa drop lantaran belum dipercaya bermain. Hal itu jadi sebuah hal yang wajar untuk pemain muda lantaran rasa ingin tertempurnya masih sangat tinggi.

"Nanti mereka pasti mendapatkan pengalaman. Itu yang penting. Mereka harus bisa mengelola semangatnya yang tinggi untuk bisa tetap fokus bersama timnas," jelasnya.

Jika nantinya mendapatkan kepercayaan, Milan berharap Bagas dan Dedik bisa memperlihatkan performa terbaik. Sama halnya persaingan di tim Arema.

Ketika ada pemain inti yang cedera atau akumulasi kartu, pemain pelapis harus selalu siap untuk memanfaatkan kesempatan tersebut karena itu momentum untuk mengambil alih posisi starter.

Seperti yang dilakukan sederet pemain muda di Arema, yakni Jayus Hariono, M. Rafli, dan yang lain. Hanya, bedanya persaingan di Timnas Indonesia tentu lebih ketat krena pemain yang dipanggil merupakan yang terbaik di Indonesia sesuai dengan kebutuhan pelatih.

Sajian liputan eksklusif Timnas Indonesia di Piala AFF  2018 bisa pembaca nikmati dengan mengklik tautan ini