PSS Mewaspadai Striker dan Gelandang Semen Padang

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 02 Des 2018, 21:45 WIB
Riski Novriansyah tak sabar mengawali debutnya bersama Semen Padang. (Bola.com/Arya Sikumbang)

Bola.com, Bogor - Duel final Liga 2 mempertemukan PSS Sleman melawan Semen Padang di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (4/12/2018), diprediksi bakal berjalan sengit. Satu di antara sosok yang akan menjadi pusat perhatian di kubu PSS adalah bomber Semen Padang, Riski Novriansyah.

Advertisement

Selain status pertandingan nanti menjadi penentuan tim terbaik di kasta kedua musim 2018, sekaligus akan menjadi ajang reuni bagi Riski Novriansyah yang cukup lama menjadi bintang bagi PSS. Dua musim lamanya Riski Novriansyah menghabiskan waktu bermain untuk Elang Jawa.

Mantan striker Sriwijaya FC itu hampir tak tergantikan sebagai ujung tombak tunggal milik tim Elang Jawa pada musim 2016 dan 2017.

Tetapi, kiprah Riski bersama PSS tak begitu apik. Pada 2016, PSS dibawanya hingga ke final Indonesia Soccer Championship (ISC) B, namun kalah dari PSCS Cilacap.

Begitu pula pada Liga 2 musim 2017, PSS hanya mampu bersaing sampai di babak 16 besar saja. Riski Novriansyah tercatat juga pernah bekerja sama dengan pelatih PSS saat ini, Seto Nurdiyantoro.

Seto lantas memberikan komentarnya menjelang laga final. Seto mengakui Riski Novriansyah merupakan penyerang yang berkualitas dan wajib diwaspadai.

"Saya tahu Riski penyerang yang berbahaya. Saya juga tahu betul kualitas dan karakter dia seperti apa. Tentu sangat diwaspadai. Tidak hanya Riski, tapi semua pemain Semen Padang karena mereka sudah mencapai final, tentu bukan lawan yang sembarangan," jelas Seto Nurdiyantoro, Minggu (2/12/2018).

 

2 dari 2 halaman

Lini Tengah Semen Padang

Dengan menyisakan waktu efektif satu hari mempersiapkan diri menghadapi laga final, Seto menyoroti lini tengah Semen Padang yang menjadi kekuatan Kabau Sirah.

Klub asal Sumatra Barat ini juga memiliki nyawa permainan di lini tengahnya, yakni Irsyad Maulana, yang menjadi kekuatan tersendiri.

"Lini tengah Semen Padang cukup kuat dan bagus. Sekali lagi kami akan lebih mewaspadai Semen Padang secara tim, tak hanya tiap individu pemain," imbuh Seto.

PSS berhasil menembus final Liga 2 setelah menyingkirkan Kalteng Putra lewat keunggulan agregat 2-0. Sementara Semen Padang mengeliminasi Persita Tangerang. Baik PSS maupun Semen Padang sudah sama-sama memastikan promosi ke Liga 1 musim 2019.