Terkendala Waktu, Pemeriksaan Sekjen PSSI Dilanjutkan Pekan Depan

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 28 Des 2018, 22:30 WIB
Sekjen PSSI, Ratu Tisha, dipersiksa selama 4 jam oleh Satgas Antimafia Bola dan hanya menjawab 23 dari 40 pertanyaan yang disediakan. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Bola.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria, diperiksa Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola di Dittipidkor Bareskrim Polri, Gedung Ombudsman, Jakarta, Jumat (28/12/2018).

Advertisement

Ratu Tisha tiba di Gedung Ombudsman pada pukul 15.45 WIB didampingi dua orang yang diyakini berasal dari Siswodihardjo & Partner Law Firm. Wanita berusia 32 tahun itu baru turun dari lantai 2 sekitar pukul 21.45 WIB.

Selama 4 jam, Ratu Tisha hanya bisa menjawab 23 pertanyaan dari total 40 yang disediakan penyidik. Hal itu membuat Ratu Tisha akan menjalani pemeriksaan lanjutan pada pekan depan (4/12/2018).

"Pemeriksaan mulai jam 4 sore, kemudian break 1 jam. Jadi, 4 jam tadi total pemeriksaannya," kata Ratu Tisha kepada wartawan selepas menjalani pemeriksaan.

"Di karenakan pemeriksaan hanya bisa maksimal 8 jam dan waktu terlalu larut, jadi tadi dari total 40 pertanyaan, 23 pertanyaan sudah dilontarkan, dan sisa 17 pertanyaan lagi akan dilanjutkan Jumat tanggal 4 Januari 2019," lanjutnya.

Menurut Ratu Tisha, mayoritas pertanyaan yang diajukan penyidik adalah soal area kerja PSSI meliputi tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Ratu Tisha mengaku, pihaknya sangat mendukung langkah-langkah yang dilakukan Satgas Antimafia Bola demi terciptanya sepak bola Indonesia yang bersih dari pengaturan skor.

"(Pemeriksaan) Hari ini spesifiknya itu hanya pada area kerja PSSI dan Tupoksi. Tadi juga kami menjelaskan mengenai regulasi-regulasi, PSSI fungsinya sebagai regulator," jelas Ratu Tisha.

"23 pertanyaan yang dilontarkan terkait mekanisme PSSI, baik komitmen, dan kesungguhan PSSI (untuk memberantas pengaturan skor). Jadi, intinya kami ingin berterima kasih dan mengapresiasi kepada kepolisian RI akan kerja sama ini dan ini yang kami tunggu-tunggu," paparnya.

"Kami tidak bisa sendirian dalam menunjukkan sportivitas dalam olahraga dan juga hal-hal lain terkait sinkronsisai PSSI dan Polri di kemudian hari," tegas Ratu Tisha.