Stapac Jakarta Jaga Tren Positif, Pelatih Tetap Beri Catatan

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 27 Jan 2019, 22:30 WIB
Stapac Jakarta menundukkan Prawira Bandung 83-70 pada seri kelima IBL Pertamax 2018-2019 di C'Tra Arena Bandung, Minggu (27/1/2019). (Media IBL)

Bola.com, Bandung - Stapac Jakarta menundukkan Prawira Bandung 83-70 pada seri kelima IBL Pertamax 2018-2019 di C'Tra Arena Bandung, Minggu (27/1/2019). Meski menang, pelatih Stapac Giedrius Zibenas, mengaku tak puas. 

"Anak anak bermain terlalu lembek. Lawan bisa membuat 16 offensive rebound bukan sesuatu yang kami harapkan," kata Zibenas, melalui rilis yang diterima Bola.com

Advertisement

"Guard kami tak tahu bagaimana harus control the game. Para pemain juga sering tak mengerti bagaimana bereaksi jika lawan mengubah pola," imbuh dua.

Sang pelatih menyebut Stapac mendapat banyak pelajaran dari pertandingan tersebut. Kekurangan tersebut juga diakui pemain Stapac, Kaleb Ramot Gemilang. " "Konsistensi kami kurang. Kalau dengan skala 1-10 nilai kami hari ini 6," kata Kaleb. 

Kaleb mencetak 16 angka pada pertandingan ini. Pencetak angka terbanyak Stapac adalah Savon Goodman dengan 28 poin dan 18 rebound. Agassi Yeshe Goantara mengemas 12 angka dan Kendal Yancy membukukan 11 poin.

Sementara itu, pelatih Prawira, Andre Yuwad, berterima kasih kepada publik bola basket Bandung yang terus memberikan dukungan.

"Savon dominan di paint area dan membunuh kita. Kami memang kalah postur," kata Andre Yuwadi, tentang pertandingan melawan Stapac Jakarta

Berita Terkait