Kevin Prince Boateng Ungkapkan Kekaguman ke Lionel Messi

oleh Liputan6.com diperbarui 06 Feb 2019, 22:00 WIB
Striker Barcelona Lionel Messi merayakan gol ke gawang Eibar pada laga La Liga di Camp Nou, Minggu (13/1/2019). (AFP/Lluis Gene)

Jakarta - Pemain baru Barcelona, Kevin-Prince Boateng kagum dengan kehebatan Lionel Messi. Boateng pernah bermain melawan Messi, tapi saat ini, keduanya berada dalam satu tim. 

Boateng merupakan salah satu kejutan Barca di bursa transfer Januari ini. Dia didatangkan sebagai pengganti Munir El Haddadi yang hengkang ke Sevilla. Artinya, Boateng akan lebih banyak turun sebagai pemain pengganti.

Advertisement

Kendati demikian, kondisi itu tidak mengurangi semangat Boateng. Dia mengaku sangat gembira bisa bermain untuk tim hebat seperti Barcelona. Menurutnya, bermain untuk Barca adalah mimpi yang terwujud.

Boateng mengaku sangat menikmati kesempatan melihat permainan Messi alias La Pulga. Dia bersyukur punya kesempatan bermain bersama Messi dalam satu tim, sebab menurutnya Messi memang ajaib.

"Saya jujur mengatakan pada anda bahwa bermain melawan Messi sangatlah sulit," tegas Boateng kepada Marca.

"Namun, melihat dia sekarang di lapangan terasa ajaib. Dia bisa melakukan semuanya sendiri, itu luar biasa."

"Bermain untuk tim ini [Barca] adalah hal paling menarik yang bisa terjadi pada anda, bahkan di usia saya. Meski saya sedikit tua, bermain di sini adalah mimpi," lanjutnya.

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini.

2 dari 2 halaman

Sempat Liar

Barcelona resmi mengumumkan Kevin-Prince Boateng sebagai rekrutan anyara pada bursa transfer Januari 2019. (AFP/Lluis Gene)

Boateng memang dikenal sebagai pemain liar. Dia sering memiliki masalah kedisiplinan. Pun demikian, dia perlahan-lahan sudah berubah. Dia jadi semakin dewasa sejak memiliki anak.

"Ketika muda, saya gila. Pada usia 18 tahun, saya berpikir sayalah bos di lingkungan saya karena saya punya uang. Sekarang bobot saya 83 kilogram, tapi saya pernah mencapai 95 kilogram. Di London, saya masih 20 tahun dan saya lebih sering berpesta dan makan dengan buruk."

"Ketika masih muda, anda tidak peduli ketika anda tidak bermain, karena anda punya uang dan teman-teman anda memuji anda yang fenomenal."

"Lalu saya memiliki anak dan itu membuat saya lebih dewasa. Tanpa itu, saya tidak akan bisa bermain untuk tim seperti AC Milan atau Barcelona," tutupnya."

Sumber: Bola.net

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

 

Berita Terkait