Siswantoro Resmi Jadi Asisten Pelatih Arema

oleh Iwan Setiawan diperbarui 13 Feb 2019, 13:15 WIB
Arema menunjuk mantan pelatih Persekam Metro FC, Siswantoro, masuk jajaran asisten pelatih. (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Malang - Sebelum menghadapi Persib Bandung di babak 16 besar Piala Indonesia, Arema lebih dulu melengkapi jajaran tim pelatihnya. Kini mereka resmi menunjuk satu asisten baru, yakni Siswantoro, untuk ikut mendampingi pelatih kepala Milomir Seslija.

Kehadiran Siswantoro melengkapi keberadaan asisten pelatih lain seperti Singgih Pitono dan Kuncoro. Sementara pelatih kiper dipegang kembali oleh Yanuar 'Begal' Hermansyah.

Advertisement

Saat dikonfirmasi, Siswantoro mengaku sejak Selasa (12/2/2019) sudah resmi gabung dengan tim kepelatihan Arema. Dia baru bertugas dalam sesi latihan Rabu sore nanti (13/2/2019), di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Siswantoro juga mantan pemain Arema yang satu angkatan dengan asisten pelatih yang ada saat ini. Bisa dikatakan, manajemen Arema kembali memberdayakan jajaran legenda tim untuk duduk di kursi tim pelatih.

Bedanya, sekarang pelatih kepala dipegang pelatih asal Bosnia. Sedangkan pada awal musim 2017, Arema 100 persen menggunakan legenda tim dengan pelatih kepala Aji Santoso.

"Sebenarnya sejak musim 2016 saya dihubungi manajemen Arema untuk bergabung. Tapi, waktu itu saya masih bertugas melatih di Persekam Metro FC. Baru tahun ini akhirnya bisa bergabung," jelasnya.

Meski baru sekarang bisa bergabung, Siswantoro sebenarnya sudah memberikan kontribusi kepada Arema beberapa tahun lalu. Anak buahnya di Persekam beberapa kali direkrut Arema.

Musim ini ada dua pemain yang masih jadi bagian tim senior Singo Edan yang pernah diorbitkan Siswantoro di Persekam, yakni Dedik Setiawan dan Jayus Hariono.

 

2 dari 2 halaman

Adaptasi Tugas

Dua pemain itu bahkan sempat menembus level Timnas Indonesia. Dedik jadi bagian Timnas Indonesia senior di Piala AFF 2018, sedangkan Jayus, awal tahun ini dipanggil mengikuti seleksi bersama Timnas Indonesia U-22.

"Di tim Arema sekarang ada beberapa pemain yang kenal baik. Selain yang dari Persekam, pemain Dendi Santoso, Ahmad Alfarizi, Sunarto sudah akrab. Begitu juga dengan Hamka Hamzah yang sempat main bersama di Persik Kediri. Jadi, chemistry dengan pemain sudah tidak ada masalah. Hanya untuk pembagian tugas di asisten pelatih yang nanti dibahas. Baru sore ini saya ikut melatih dan bertemu dengan pelatih kepala (Milomir Seslija)," tuturnya.

Yang unik, Siswantoro baru kali ini bertugas sebagai asisten pelatih. Sebelumnya dia menangani Persekam saat masih di Liga 2 sebagai pelatih kepala. Praktis, dia harus beradaptasi dengan tugas barunya.

"Adaptasi sekarang, saya jadi pemandu yang harus melayani kebutuhan pelatih kepala. Untuk pembagian tugas, saya siap bekerja dengan asisten pelatih yang lain. Kebetulan semua rekan saat masih aktif bermain," imbuhnya.

Sebelum Siswantoro bergabung, Arema sempat dikaitkan dengan sejumlah pelatih untuk mengisi slot asisten pelatih, seperti I Putu Gede dan Agus Yuwono. Kebetulan keduanya juga mantan pemain Arema. Namun, Agus kini melatih di Persis Solo, sementara Putu Gede masih belum menentukan pilihan.