Final Piala Presiden: Arema Lebih Seimbang ketimbang Persebaya

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 07 Apr 2019, 08:45 WIB
Prediksi kekuatan kedua tim yang akan bentrok di final Piala Presiden 2019, Arema dan Persebaya, menurut Freddy Muli.

Bola.com, Surabaya - Dua pertemuan final Piala Presiden 2019 antara Arema kontra Persebaya diprediksi berlangsung seru. Kedua tim merupakan musuh bebuyutan dengan sejarah panjang. Atmosfer panas setiap kedua tim bertemu, akan menjadi bumbu lain duel ini.

Hal itulah yang diyakini pengamat sepak bola asal Jawa Timur, Freddy Mulli. Menurutnya, duel ini sangat ideal, karena kekuatan tim cukup berimbang, meski Fredy melihat kekuatan Arema lebih lengkap ketimbang Persebaya.

Advertisement

"Arema mempunyai keseimbangan yang lebih baik di semua lini. Mereka tajam di depan, dan kuat di belakang," kata pelatih Persibat Batang ini.

Arema mampu mencetak tiga gol di setiap laga dalam dua pertandingan di semifinal melawan Kalteng Putra. Total enam gol yang mereka lesakkan ke gawang Kalteng  Putra membuktikan Arema memiliki daya dobrak yang sangat kuat.

"Jika pertahanan Persebaya masih seperti sekarang, sulit membendung serangan Arema yang sangat gencar. Persebaya harus berbenah jika ingin meraih hasil bagus, terutama ketika tandang ke markas Arema," ulas Freddy.

Mengacu pada leg kedua semifinal melawan Madura United, Sabtu (6/4/2019), Fredy menilai masih ada celah di sektor pertahanan Persebaya, terutama di kedua bek sayapnya. Dalam pertandingan itu, beberapa kali pemain Madura mampu menembus maupun mengirim umpan silang ke jantung pertahanan Persebaya.

Aksi pemain Persebaya Surabaya, Rishadi Fauzi mengontrol bola saat di bayangi bek Arema FC, Arthur Cunha pada lanjutan Liga 1 Indonesia 2018 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (6/5/2018). Persebaya Surabaya menang tipis 1-0. (Bola.com/Aditya Wany)
2 dari 2 halaman

2 Hal Penentu

Di barisan belakang, Arema juga lebih solid. Mereka tak kebobolan sama sekali dalam dua leg semifinal turnamen pramusim ini. Koordinasi lini belakang Arema lebih rapi.

Mereka tak hanya bagus dalam mengantisipasi bola-bola bawah, tetapi juga bola atas yang menjadi keunggulan Persebaya, yang memiliki beberapa pemain dengan postur tinggi di atas rata-rata.

Satu-satunya celah Arema yang seharusnya bisa dimanfaatkan Persebaya adalah lini tengah yang tak terlalu kuat. "Jika Persebaya memenangi pertarungan di sektor ini, Persebaya bisa meredam kekuatan Arema," jelas Freddy.

Mantan pemain NIAC Mitra ini juga menyebutkan, tim yang keluar sebagai juara Piala Presiden 2019 akan ditentukan dua hal, yakni tim yang bermain di kandang lebih dulu dan mencetak gol di partai tandang.

"Jika bisa memaksimalkan partai kandang lebih dulu, akan menguntungkan, lantas mencetak gol di kandang lawan, meski kalah dengan selisih tipis," kata Freddy.