Komentar Irfan Jaya Setelah Jadi Pemain Muda Terbaik di Piala Presiden 2019

oleh Aditya Wany diperbarui 13 Apr 2019, 14:45 WIB
Penyerang sayap Persebaya, Irfan Jaya, berusaha melewati adangan gelandang Arema, Hendro Siswanto dalam leg kedua final Piala Presiden di Stadion Kanjuruhan, Malang (12/4/2019). (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Surabaya - Penyerang sayap Persebaya, Irfan Jaya, keluar sebagai pemain muda terbaik Piala Presiden 2019. Irfan mengalahkan sejumlah nama yang bersaing dengannya dalam perebutan gelar individu ini.

Di antaranya ada Hanif Sjahbandi (Arema) hingga rekan satu timnya di Persebaya, Osvaldo Haay dan Hansamu Yama Pranata.

Advertisement

Irfan mengaku tidak menyangka bisa menyabet penghargaan ini.

"Alhamdulillah, saya bersyukur bisa mendapat gelar pemain muda terbaik. Saya tidak menyangka mendapat penghargaan seperti ini. Gelar ini bisa menjadi motivasi buat saya supaya lebih baik," kata Irfan.

"Ini berkat dukungan teman-teman di tim. Saya juga berterima kasih kepada Bonek (suporter Persebaya) dan keluarga saya yang selalu mendukung untuk jadi lebih baik ke depan," imbuhnya.

Irfan merupakan pemain muda yang memiliki kontribusi paling nyata selama Piala Presiden 2019. Dia menyumbang dua gol dalam delepan pertandingan di turnamen pramusim ini.

Hanya, pemain berusia 22 tahun itu tidak bisa membawa Persebaya meraih gelar juara. Timnya takluk dengan skor agregat 2-4 dari Arema FC pada partai final Piala Presiden 2019.

"Kami sudah berjuang maksimal dan menciptakan banyak peluang. Tapi, tidak terjadi gol. Arema bisa mencetak gol dan membuat kami terbebani. Kami sudah berusaha maksimal," ucap mantan pemain PSM U-21 itu.