Gelandang Tottenham Hotspur Akui Kewalahan Menghadapi Ajax

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 01 Mei 2019, 10:15 WIB
Duel udara antara Hakim Ziyech dan Victor Wanyama pada leg 1, Semifinal Liga Champions yang berlangsung di Stadion Tottenham Hotspur, London, Rabu (1/5). Ajax menang 1-0 atas Tottenham Hotspur. (AFP/Emmanuel Dunand)

Bola.com, London - Tottenham Hotspur takluk 0-1 saat menjamu Ajax Amsterdam pada leg pertama babak semifinal Liga Champions 2018-2019, Rabu (1/5/2019). Penyebab kekalahan tersebut, satu di antaranya, karena mereka terlambat panas.

Pada 20 menit pertama, Tottenham cuma jadi penonton dan gagal menampilkan permainan terbaik. Gelandang Tottenham, Christian Eriksen mengakui kalau itu adalah sebuah kesalahan besar.

Advertisement

"Kami di bawah standar dan sama sekali tidak menampilkan permainan terbaik," kata Eriksen, seperti dikutip UEFA.com.

"Selama 20 menit pertama kami hanya melihat bola, dan melawan tim yang menyukai possession itu adalah sebuah kesalahan," lanjut mantan gelandang serang Ajax tersebut.

"Kami harus mengubahnya. Kami membuat mereka terlihat bagus dan membantu mereka mendapatkan kesan bahwa bisa mengendalikan situasi."

Tottenham bermain lebih baik pada babak kedua. Namun, sepanjang laga, Tottenham cuma mampu mencatatkan satu tembakan sasaran, yakni melalui Dele Alli pada menit ke-49. Peluang itu dimentahkan oleh kiper Andre Onana.

"Kami menyerang lebih baik pada babak kedua, tapi seharusnya kami tak bermain seperti itu pada babak pertama. Kami merasa kecewa karena kami gagal menampilkan level permainan yang sebenarnya."

Leg kedua yang digelar di Johan Cruijff ArenA, Amsterdam akan digelar seminggu lagi. Tottenham Hotspur harus bermain jauh lebih baik jika ingin membalikkan situasi.

Sumber: Bola.net

Berita Terkait