Persib di Bawah Robert Alberts: Tersingkir dari Piala Indonesia Plus Paceklik Kemenangan di Liga

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 06 Jul 2019, 19:20 WIB
Skuat Persib Bandung di Shopee Liga 1 2019. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Jakarta - Tangan dingin Robert Alberts sejauh ini masih belum teruji di Persib Bandung. Sejak gabung, tim berjulukan Pangeran Biru itu mengalami penurunan performa. Mulai tersingkir di Piala Indonesia 201 sampai paceklik kemenangan pada lima partai teraktual.

Persib Bandung menunjuk Alberts sebagai pengganti pelatih terdahulu, Miljan Radovic. Alberts diharapkan dapat membawa perubahan untuk Pangeran Biru, baik dalam aspek permainan, dan terutama hasil akhir dari lapangan.

Advertisement

Alberts memikul ekspektasi besar di Persib. Pangeran Biru memberhentikan Radovic, satu di antaranya karena tim kebanggaan Bobotoh ini gagal total di Piala Presiden 2019. Persib tersingkir di babak penyisihan.

Ketika itu, kabar yang berembus, Radovic mundur karena harus menyelesaikan kursus kepelatihan UEFA Pro yang memakan waktu hingga dua pekan. Manajemen Persib lantas mengambil keputusan menyudahi kerja sama dengan pelatih asal Montenegro itu.

Saat Robert Alberts datang, eks pelatih PSM Makassar itu berkesempatan mendatangkan dua pemain asing, Artur Gevorkan dan Rene Mihelic. Keduanya melengkapi pemain impor yang sudah ada, Bojan Malisic dan Ezechiel N'Douassel, di Persib.

Sementara pemain lain, mayoritas merupakan peninggalan pelatih sebelumnya alias bukan pemain rekomendasi Robert Alberts.

Partai pertama Alberts melatih Persib berujung dengan kemenangan 3-2 atas Borneo FC pada leg kedua babak 8 besar Piala Indonesia 2018, 4 Mei lalu. Namun, skor itu tidak cukup untuk mengantar Pangeran Biru lolos ke semifinal. Agregat kedua klub sama 4-4.

Namun, laju Persib Bandung di Piala Indonesia terhenti karena gol tandang lantaran kalah 1-2 pada leg pertama delapan besar.

2 dari 2 halaman

Tak Juga Meyakinkan di Liga 1

Gelandang Persib Bandung, Hariono, membuang bola saat melawan TIRA Persikabo pada laga Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (2/3). Persib kalah 1-2 dari TIRA. (Bola.com/Yoppy Renato)

Persib memulai Shopee Liga 1 2019 dengan meyakinkan. Persipura Jayapura berhasil digasak Pangeran Biru 3-0 (18/5/2019).

Kemenangan atas Persipura menjadi tiga poin terakhir Pangeran Biru pada lima pertandingan setelahnya.

Persib hanya meraih hasil imbang 0-0 melawan Semen Padang (29/5/2019), 1-1 dengan Tira Persikabo (18/6/2019), dan 1-1 menghadapi Madura United (23/6/2019).

Berkesempatan untuk meraih kemenangan kedua ketika menjamu Bhayangkara FC di Stadion Si Jalak Harupat, Pangeran Biru malah kalah 1-2 (30/6/2019).

Mimpi buruk untuk Persib belum selesai. Terkini, Pangeran Biru dihajar Persebaya Surabaya 0-4 (5/7/2019). Akibat kekalahan itu, Febri Hariyadi dkk. terpuruk di peringkat ke-13 dengan enam poin.

Secara detail, dalam empat pertandingan kandang sejauh ini, Persib hanya mengumpulkan poin lima, dari 12 total poin yang bisa diraup. Sementara dari dua partai tandang, Persib hanya mampu mencuri satu poin saja.

Alberts sejauh ini dianggap gagal memanfaatkan komposisi pemain Persib yang menjanjikan di musim ini. Pasalnya, meski bukan pemain pilihannya, hampir seluruh pemain dalam kondisi bugar, kecuali Esteban Vizcarra yang baru mencatatkan debutnya ketika melawan Persebaya.

Febri Hariyadi dan Ghozali Siregar sebagai motor serangan di lini sayap dapat dipakai kapan pun. Begitu pula Ezechiel, pencetak 17 gol pada musim lalu, juga sedang fit.

Berita Terkait