Vinales: Balapan MotoGP Jerman Ajang Pembuktian Kemajuan Yamaha

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 07 Jul 2019, 09:45 WIB
Pembalap Monster Yamaha, Maverick Vinales. (AFP/Karim Jaafar)

Bola.com, Sachsenring - Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, mengaku merasakan kemajuan dengan motor Yamaha YZR-M1 miliknya. Menurut Vinales, balapan MotoGP Jerman 2019 di Sachsenring, Minggu (7/7/2019), akan menjadi ajang pembuktian bahwa dirinya dan Yamaha benar-benar telah konsisten menorehkan kemajuan. 

Vinales menunjukkan kebangkitan pada pekan lalu setelah menjuarai MotoGP Belanda di Sirkuit Assen. Sebelumnya, dia juga sudah terlihat melaju kencang pada MotoGP Catalunya, tapi gagal finis karena insiden manuver Jorge Lorenzo. 

Advertisement

Pembalap asal Italia itu tampak kembali tampil menjanjikan setelah menempati posisi ketiga pada kualifikasi MotoGP Jerman, Sabtu (6/7/2019). Dia akan start di belakang Marc Marquez dan Fabio Quartararo. 

"Anda tak membalap sendirian, Anda adalah bagian tim. Saya merasa kami telah mengubah mentalitas dalam tim, mengubah geometri motor. Jadi saya bisa mengendarai motor dengan gaya saya, mengerem dengan dalam dan kuat," kata Vinales, seperti dilansir Crash

"Saya merasa lebih baik dan semakin nyaman untuk setiap lap. Saya merasakan setelan motor sangat bagus. Kami telah menemukan konsistensi di setiap trek dan tanpa grip." 

"Kami menunjukkan kemajuan. Saat balapan penting bagi kami membuktikan  bahwa kami telah membuat kemajuan dan tetap melaju di arah yang benar," tegas Maverick Vinales

 

2 dari 2 halaman

Pengaturan Ban

Vinales mengatakan pemilihan ban akan berefek krusial pada hasil MotoGP Jerman. Dia mengaku sudah mencoba ban lunak dan medium sepanjang FP4, dan merasa hasilnya memuaskan. 

Menurutnya, pemilihan ban akan disesuaikan dengan temperatur trek menjelang balapan.

"Saya merasa luar biasa di FP4 dan juga saat kualifikasi. Jadi saat balapan sangat penting dan krusial dalam memilih ban," kata Vinales. 

"Kami punya dua ban dan bekerja dengan bagus. Jadi penting untuk melihat cuaca dan suhu, kemudian kami akan memutuskan pada momen-momen terakhir," imbuh pembalap yang menggunakan nomor 12 itu.