Iwan Bule Janjikan Subsidi Rp15 Miliar untuk Kontestan Liga 1

oleh Aditya Wany diperbarui 13 Jul 2019, 23:00 WIB
Iwan Bule dalam acara bertajuk "Ngobrol Bola Bareng Kang Iwan Bule" di Vasa Hotel, Surabaya, Jumat (12/7/2019) malam. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Surabaya - Mochamad Iriawan alias Iwan Bule sudah mendeklarasikan diri bakal berpartispasi dalam pencalonan Ketua PSSI. Terbaru, dia mengajak beberapa tokoh sepak Jawa Timur bediskusi dalam acara bertajuk “Ngobrol Bola Bareng Kang Iwan Bule” di Vasa Hotel, Surabaya, Jumat malam (12/7/2019). 

Advertisement

Acara itu dihadiri oleh beberapa tokoh yang mewakili klub-klub, seperti Madura United, Persela Lamongan, Arema FC, PSBK Blitar, Madura FC, Persatu Tuban, Persik Kediri, Borneo FC, hingga Bhayangkara. Terdapat pulat Asprov PSSI Jawa Timur, Kaltim, Kalbar, Bali, dan NTB. 

Satu di antara program yang dipaparkan oleh Iwan Bule adalah peningkatan subsidi untuk kontestan Liga 1 dan Liga 2. Saat ini, setiap kontestan Liga 1 menerima subsidi sebesar Rp 5 miliar, lalu peserta Liga 2 hanya senilai Rp 1 miliar. 

“Kami akan kucurkan subsidi sebesar Rp15 miliar untuk setiap tim Liga 1 dan Rp5 miliar untuk tim Liga 2. Soal pendanaan, sudah banyak sponsor yang mau bantu,” kata Iwan Bule soal janji programnya jika terpilih menjadi ketua umum PSSI.

Program ini menjadi perhatian banyak orang mengingat subsidi yang diberikan oleh PSSI selama ini kerap mengalami masalah. Satu di antaranya adalah terlambat dalam mendistribusikan kepada klub-klub kontestan. 

2 dari 2 halaman

Jumlah Meningkat

Logo PSSI memiliki arti yang wajib diketahui oleh para pecinta sepakbola di Indonesia.

Angka yang didapat oleh klub-klub saat ini pun sebenarnya telah menurun. Musim lalu, kontestan Liga 1 menerima Rp7,5 miliar, sedangkan Liga 2 mendapat jatah Rp1,5 juta. Jika janji Iwan terealisasi, nonimal yang mereka terima akan meningkat pesat. 

Manajer Madura FC, Januar Herwanto, mengatakan, topik subsidi kepada klub yang dijanjikan oleh Iwan Bule ini menjadi poin menarik. Apalagi, tak sedikit klub-klub yang sebenarnya kesulitan dana tambahan di luar pendapatan sponsor dan tiket pertandingan. 

“Itu program yang sangat seksi. Saya yakin nanti akan banyak yang merespons soal janji kenaikan yang mencapai beberapa kali lipat. Ya, nanti kita tunggu saja seperti apa,” ucap pria asli Sumenep tersebut.

Tanggal pemilihan ketua umum PSSI sebenarnya masih belum ditentukan. PSSI bakal menggelar KLB pada 27 Juli dan tidak ada agenda pemilihan ketua umum dalam acara itu.

Berita Terkait