Fakta di Balik Kemenangan Telak Arema atas Badak Lampung FC

oleh Iwan Setiawan diperbarui 16 Jul 2019, 22:15 WIB
Arema FC mengalahkan Badak Lampung FC dengan skor 4-1 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa (16/7/2019) malam. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Arema FC menang atas Badak Lampung FC 4-1 dalam lanjutan Shopee Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa (16/7/2019).

Makan Konate jadi bintang tim Singo Edan dengan mencetak tiga gol. Satu gol lainnya disumbangkan Sylvano Comvalius. Sementara, gol hiburan Badak Lampung dicetak Talouhu Abdul Musafri.

Advertisement

Kemenangan ini membuat kubu Singo Edan puas. Terutama sang pelatih, Milomir Seslija. Milo melakukan perencanaan jelang laga dan itu berjalan sesuai rencana.

Sebelum laga, pelatih asal Bosnia itu membuat analisis kelamahan Badak Lampung FC. Selain itu, ia juga memaksimalkan kekuatan timnya.

"Kami melakukan analisis dengan bagus. Kami melalukan pressing ketat sejak babak pertama. Itu membuat kami bisa cetak dua gol. Lawan mencetak gol karena kesalahan kami. Sementara, babak kedua juga berjalan sesuai rencana. Pertandingan ini, Badak Lampung tidak punya banyak peluang," kata Milo.

Tak hanya itu, gol ketiga Konate pada pertandingan itu juga merupakan hasil dari proses latihan Arema FC. Karena itu Milo meluapkan kegembiraannya saat merayakan gol Konate. "Gol itu sama seperti dalam latihan," jelas Milo.

 

2 dari 2 halaman

Kemenangan Istimewa

Arema FC menang 4-1 atas Badak Lampung FC pada laga pekan kesembilan Shopee Liga 1 2019, di Stadion Kanjuruhan, Selasa (16/7/209) malam WIB. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Kemenangan telak ini juga terasa istimewa karena jadi yang ketiga secara beruntun. Imbasnya, Arema FC perlahan naik ke papan tengah dengan 12 poin.

Kini, Hamka Hamzah dkk. sementara menempati posisi ketujuh. Ini merupakan fase kebangkitan Arema setelah sempat jadi penghuni papan bawah.

"Tidak mudah bisa meraih sembilan poin dalam tiga pertandingan beruntun. Ini juga berkat kerja keras pemain di lapangan," jelas mantan pelatih Madura United ini.

Dalam laga ini, Milo tidak mengganti komposisi pemain inti dari laga sebelumnya. Dia sadar itu adalah komposisi terbaik untuk sementara waktu. Baru pada babak kedua ada tiga pemain yang dimasukkan, yakni M. Rafli, Ricky Kayame dan Rivaldi Bawuo yang dapat kesempatan bermain.

"Tidak ada rotasi yang dilakukan, karena pemain sedang luar biasa. Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, rotasi dilakukan jika itu bisa membuat tim lebih kuat," lanjut Milo.

Berita Terkait