Persija Menganggap Tak Diuntungkan dengan Absennya Wiljan Pluim

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 20 Jul 2019, 17:10 WIB
Kapten PSM Makassar, Wiljan Pluim, memprotes wasit saat melawan Becamex Binh Duong pada laga semifinal Zona ASEAN Piala AFC 2019 di Stadion Pakansari, Rabu (26/6). PSM menang 2-1 atas Becamex Binh Duong. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Persija Jakarta, Julio Banuelos, mengaku tim asuhannya tidak diuntungkan menyusul absennya gelandang serang PSM Makassar, Willem Jan Pluim, pada leg pertama partai final Piala Indonesia 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (21/7/2019).

Julio mengatakan, kondisi Persija Jakarta lebih pincang dibandingkan PSM. Tim berjulukan Macan Kemayoran itu kehilangan tiga pemain pilar, yaitu Andritany Ardhiyasa, Steven Paulle, dan Ramdani Lestaluhu.

Advertisement

"Kalau bicara ada pemain PSM yang cedera, Pluim tidak bisa bermain, kami juga kehilangan beberapa pemain. Sangat disayangkan," ujar Julio Banuelos pada sesi jumpa pers jelang pertandingan, Sabtu (20/7/2019).

"Di babak final, semua pemain ingin memberikan yang terbaik. Tapi, siapa pun pemain yang diturunkan nanti, pasti akan memberikan yang terbaik," kata nakhoda tim asal Spanyol itu.

Selain Pluim, PSM juga minus diperkuat kiper nomor satunya, Rivky Mokodompit. Keduanya sedang berkutat dengan cedera. Namun, Pluim tetap dibawa pelatih Darije Kalezic untuk laga leg pertama.

Julio menuturkan, target Persija pada leg pertama adalah kemenangan. Ambisi tersebut tidak boleh ditawar lantaran Macan Kemayoran masih akan melakoni leg kedua pada 28 Juli 2019.

"Persiapan Persija Jakarta sudah maksimal. Semua berjalan dengan baik. Yang penting tim ini tampil baik dan menang di leg pertama. Itu tujuan kami," tutur Julio.

Berita Terkait