Badak Lampung Resmi Mendepak Jan Saragih

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 29 Jul 2019, 04:30 WIB
Jan Saragih, pelatih Perseru Badak Lampung FC. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Jakarta - Kabar terbaru datang dari Perseru Badak Lampung FC. Klub berjulukan Laskar Saburai itu resmi mendepak Jan Saragih dari kursi pelatih per Minggu (28/7/2019).

Manajemen mengambil keputusan tersebut, 24 jam setelah Perseru Badak Lampung FC dibantai Madura United dengan skor 1-5, Sabtu (27/7/2019). Jan Saragih dianggap gagal memimpin klub yang sebelumnya bernama Perseru Serui tersebut, di pentas Shopee Liga 1 2019.

Advertisement

"Terima kasih coach Jan! Untuk jasamu, energimu, pengabdianmu. Kami segenap keluarga besar BLFC akan terus mengenang segala kontribusi yang telah kau berikan di depan maupun di belakang layar. Good luck coach for your next journey!," bunyi pernyataan klub di akun Instagram resmi.

Badak Lampung saat ini menghuni peringkat ke-15 dengan raihan sembilan poin. Jumlah itu dikumpulkan berkat raihan dua kemenangan, tiga kali imbang, dan enam kali kalah.

Secara keseluruhan, Badak Lampung hanya mampu mencetak 10 gol dari 11 laga yang sudah dimainkan musim ini. Abdul Lestaluhu dkk. tercatat kebobolan 16 gol.

Sejauh ini belum diketahui siapa sosok pengganti Jan Saragih di Perseru Badak Lampung FC. Manajemen klub harus segera mencari pengganti karena Badak Lampung akan menghadapi Persela Lamongan di kandang pada 3 Agustus 2019.

2 dari 2 halaman

Korban Keenam di Liga 1 2019

Pelatih Perseru Badak Lampung FC, Jan Saragih. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Jan Saragih menjadi pelatih keenam yang kehilangan jabatannya di Shopee Liga 1 2019. Eks pelatih Persija Jakarta itu menyusul Ivan Kolev, Jacksen F. Tiago, Aji Santoso, Luciano Leandro, dan Syafrianto Rusli.

Tren melepas pelatih memang menjadi hal yang lumrah di sepak bola Indonesia. Hal ini menjadi bukti ketatnya tekanan dari manajemen dan suporter, yang selalu mendambakan hasil positif untuk klubnya.

Pemecatan suporter yang terjadi sampai pekan ke-11 pada musim ini lebih tinggi dari musim sebelumnya. Pada Liga 1 2018, terhitung hanya empat pelatih yang dipecat sampai pekan ke-11.