Rayakan Ulang Tahun ke-11, Bali United Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kalah dari Persija dan Terancam Hukuman Akibat Ulah Fans

Bali United saat menghadapi Persija Jakarta, tepat merayakan ulang tahun ke-11. Namun di pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 kali ini, Bali United justru harus menanggung malu di kandang sendiri.

Bola.com, Gianyar - Bali United saat menghadapi Persija Jakarta, tepat merayakan ulang tahun ke-11. Namun di pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 kali ini, Bali United justru harus menanggung malu di kandang sendiri.

Ricky Fajrin dkk kalah dari Persija Jakarta pada Minggu malam (15/2/2026) dengan skor 0-1 yang dicetak oleh Gustavo Almeida pada menit ke-8.

Bukan itu saja Bali United harus siap-siap merogoh kocek cukup dalam karena ada insiden pelemparan botol minuman ke dalam lapangan dan menyalakan flare serta kembang api yang dilakukan oleh suporter Bali United.

Dari catatan statistik, Bali United memang kalah dari Persija sejak menit awal. Seperti penguasaan bola, Persija punya 52 persen berbanding 48 persen untuk Bali United.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Stadion Dipta Tidak Angker untuk Tim Tamu

Setelah kekalahan dari Persija, Stadion Dipta seakan tidak angker lagi untuk tim lawan. Pekan lalu, Bali United kalah dari Persebaya dengan skor 1-3.

Pelatih Bali United Johnny Jansen menilai anak asuhnya sudah bermain dengan maksimal meskipun kemenangan belum berpihak kepada Bali United.

"Kami lengah di menit-menit awal. Kami mencoba untuk menyamakan kedudukan namun gagal memaksimalkan peluang. Kami apresiasi perjuangan pemain sampai menit akhir. Meskipun hasil ini tidak sesuai dengan misi," ungkap Johnny Jansen.

Persija Sukses Antisipasi Strategi Bali United

Sementara itu kemenangan atas Bali United membuat Macan Kemayoran hanya terpaut tiga poin saja dari Persib Bandung dengan 44 poin.

Asisten Pelatih Persija Ricky Nelson tampak puas dengan kedisiplinan pemainnya. Ia mengaku sudah mengantisipasi strategi bola-bola panjang  yang kerap diterapkan Bali United.

"Dari awal kami tahu Bali United akan bermain long ball, sehingga kami harus hati-hati. Dengan kesabaran, kami mendapat peluang dan mencetak gol. Kemenangan ini membuat posisi kami tetap berada di jalur persaingan gelar juara," kata Ricky Nelson.

"Kemenangan ini membuat posisi kami tidak jauh dari peringkat atas. Kami berada di tempat yang seharusnya untuk meraih gelar juara liga," tambahnya.

Yuk Lihat Peta Persaingan

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer