Real Madrid Terpuruk di Pramusim, Berikut Ini 5 Dosa Besar Zinedine Zidane

oleh Ario Yosia diperbarui 30 Jul 2019, 08:30 WIB
Pelatih Real Madrid asal Prancis, Zinedine Zidane. (AFP/Patrik Stollarz)

Bola.com, Jakarta - Real Madrid meraih rangkaian hasil buruk pada sesi laga pramusim. Meskipun hanya bagian dari persiapan menyongsong musim 2019-2020, tetap saja skor-skor jelek menjadi indikasi buruk bagi kinerja pelatih Zinedine Zidane bersama Los Blancos.

Awalnya, publik menganggap biasa saat Madrid kalah dari Bayern Munchen dengan skor 3-1 (21/7/2019). Lalu, masih tetapi biasa ketika bermain imbang 2-2 lawan Arsenal (24/7), kemudian menang adu penalti.

Advertisement

Tapi, penggemar Real Madrid mulai terhenyak ketika tim pujaan kalah dengan skor 3-7 dari Atletico Madrid (27/7). Sergio Ramos dan kolega bahkan sempat tertinggal lima gol tanpa balas di babak pertama laga ini.

Rangkaian hasil buruk itu, menurut jurnalis Marca, Pablo Diaz, menjadi indikasi bahwa ada yang salah dari Zinedine Zidane. Pablo Diaz pun merangkum lima daftar kesalahan Zinedine Zidane. Apa saja? Simak di bawah ini.

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini

2 dari 6 halaman

Tak Melakukan Perubahan Wajah Skuat

Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane melihat para pemain berlatih di fasilitas pelatihan Valdebebas di Madrid (15/3). Zidane kembali melatih Real Madrid menggantikan Santiago Solari. (AFP Photo/Gabriel Bouys)

Menurut Pablo Diaz, tidak banyak perubahan yang dilakukan Zinedine Zidane dibanding periode pertama dia di klub. Hanya ada perubahan minor. Eden Hazard menggantikan Ronaldo dan Thibaut Courtois menggantikan Keylor Navas.

Zidane seolah tidak punya ide baru dengan tetap memakai skuad musim 2017/18, musim terakhirnya di Madrid.

3 dari 6 halaman

Sistem Permainan yang Monoton

Gelandang Real Madrid, Gareth Bale tersenyum usai mencetak gol ke gawang Arsenal selama pertandingan International Champions Cup (ICC) 2019 di FedExField, Landover, Maryland (24/7/2019). Madrid menang adu penalti atas Arsenal 3-2 (2-2). (AFP Photo/Jim Watson)

Bukan hanya susunan pemain, Zidane juga dinilai memakai sistem bermain yang sama dengan musim 2017/18 lalu. Zidane tetap memakai formasi 4-3-3 yang andalannya, yang pernah mengantar Si Putih tiga kali juara Liga Champions.

Satu perubahan sempat dilakukan saat melawan Arsenal, Zidane memakai 4-4-2 dengan duet Luka Jovic dan Karim Benzema di lini depan. Tapi, formasi ini tidak berlangsung lama.

4 dari 6 halaman

Gagal Memotivasi Pemain

Bintang Real Madrid Eden Hazard kenakan nomor punggung 50 pada laga melawan Bayern Munchen. (RealMadrid.com)

Dalam tiga laga yang sudah dijalani Real Madrid di pramusim, ada satu persamaan. Real Madrid selalu kebobolan lebih dulu. Saat melawan Atletico bahkan tertinggal lima gol lebih dulu.

Para pemain Madrid nampak tidak punya antusiasme yang cukup untuk bereaksi. Tidak ada efek kejut yang terjadi, kecuali saat lawan Arsenal.

5 dari 6 halaman

Gagal Menyelesaikan Masalah Gareth Bale

Penyerang Real Madrid, Gareth Bale, terjatuh saat berebut bola dengan pemain Atletico Madrid, Santiago Arias, pada laga La Liga di Stadion Wanda Metropolitano, Sabtu (9/2). Real Madrid menang 3-1 atas Atletico Madrid. (AP/Manu Fernandez)

Secara mengejutkan, Zidane, memberi keterangan kepada media bahwa klub ingin menjual Gareth Bale secepatnya. Tentu saja itu tidak salah, tapi tidak tepat waktunya. Madrid kini sedang membangun tim baru dan Bale bisa jadi duri dalam daging.

6 dari 6 halaman

Kurang Memberi Kepercayaan pada Pemain Muda

Takefusa Kubo saat beraksi untuk Real Madrid lawan Atletico (Johannes EISELE / AFP)

Takefuso Kubo dinilai bermain apik saat Madrid kalah 3-1 atas Bayern Munchen. Begitu juga dengan Rodrygo Goes. Akan tetapi, Zidane tidak berani bertaruh lebih besar pada kedua pemain muda untuk memberi menit bermain lebih banyak lagi.

Sumber: Bola.net

Berita Terkait