PSIM Menang Tipis atas Persewar, Aji Santoso Tetap Puas

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 29 Jul 2019, 20:00 WIB
Raphael Maitimo berselebrasi merayakan gol yang dicetak ke gawang Persewar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (29/7/2019). (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Bola.com, Bantul - PSIM Yogyakarta kembali ke tren positif setelah memenangi pertandingan sengit melawan Persewar Waropen dengan skor 1-0. Gol semata wayang Laskar Mataram di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (29/7/2019), ini ditentukan pemain naturalisasi, Raphael Maitimo, pada menit ke- 61.

Gol yang dicetak Maitimo lahir melalui eksekusi penalti. Sebelumnya terjadi pelanggaran terhadap Rossi Noprihanis.

Advertisement

Pelatih PSIM Yogyakarta, Aji Santoso, gembira dengan hasil yang diraih anak asuhnya.

"Kemenangan yang pantas kami syukuri setelah kemarin kalah di Sumenep. Tidak hanya menang, selain itu pemain bisa bermain happy, menjalankan instruksi dengan baik," kata Aji Santoso setelah pertandingan.

Eks pelatih Persela Lamongan itu tak mempermasalahkan kemenangan PSIM Yogyakarta dengan skor tipis, apalagi tim lawan juga hanya bermain dengan 10 orang. Selain itu kemenangan ditentukan lewat penalti.

"Dalam sepak bola, itu biasa, kadang, justru pemain lebih sedikit malah bisa menang. Terpenting adalah bagaimana cara kami menang," ujar Aji Santoso.

 

2 dari 2 halaman

Persewar Protes Wasit

Nada penuh kekecewaan dilontarkan oleh kubu Persewar Waropen. Pelatih Carolino Ivakdalam tak dapat menyembunyikan kekecewaan kepada wasit Ruslan Waly dari Sulawesi Utara, atas keputusannya memberikan penalti untuk PSIM.

"Jika wasit masih seperti ini di sepak bola Indonesia, Piala Dunia hanya mimpi. Dua kali kami dikerjain sebelumnya di kandang sendiri kemarin. Kami akan menerima kekalahan jika berjalan fairplay," katanya.

"Tolong harus berbenah jika sepak bola Indonesia ingin maju. Tentu kami akan mengirimkan protes ke PSSI, agar wasit bisa diberhentikan dari tugasnya," lanjutnya.

Pernyataan senada diucapkan pemain andalan Persewar, Oktovianus Maniani, yang mengakui wasit merampas poin timnya.

"Kami hanya ingin sportivitas. Kalah menang sebenarnya biasa, tapi prosesnya seperti apa," tutur Oktovianus.

PSIM untuk sementara naik ke posisi empat besar dengan kemenangan ini, yakni di urutan ketiga klasemen Grup Timur Liga 2 2019 dengan poin 12. PSIM kini menyamai perolehan poin Persewar.