Ini Gim MOBA Berstatus Pemilik Pendapatan Rp12 Triliun

oleh Nurfahmi Budi diperbarui 12 Agu 2019, 10:30 WIB
UAZ terparkir di area pintu masuk penonton ke Festival Arena (PUBG MOBILE)

Bola.com, Jakarta - PUBG Mobile menjadi gim dengan status pemilik pendapatan tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Lembaga riset Sensor Tower, seperti dirilis Venture Beat, mengungkapkan, PUBG Mobile sanggup meraup revenue 860 juta dolar As atau sekitar Rp12 triliun.

Pendapatan gim ini melonjak naik, terhitung sejak Februari lalu. Selain itu, satu di antara pasar yang berkontribusi sangat besar di dalam pendapatan ini adalah Tiongkok.

Advertisement

PUBG Mobile melakukan peluncuran di Tiongkok, dua bulan silam. Tencent Games, selaku penerbit PUBG Mobile menggunakan nama Game for Peace khusus untuk pasar negara tersebut.

Jika melihat pencapaian tahun lalu, terdapat peningkatan sebesar 748 persen. Oleh karena itu, selama tiga bulan berturut-turut gim ini menempati urutan pertama dalam hal pendapatan

Siapa pun dapat memainkan PUBG Mobile secara gratis. Namun seperti kebanyakan gim lainnya, gim ini menyediakan fitur in-app-purchase untuk berbagai keperluan seperti membeli season pass dan item tertentu. In-app-purchase inilah yang menjadi satu di antara penyumbang pendapatan terbesar.

 

2 dari 2 halaman

Andai Tiongkok tak Dihitung

Statistik di balik popularitas E-Sports PUBG Mobile membuat nomor ini difavoritkan terpilih untuk SEA Games 2019.

"Tiongkok merupakan pendorong utama pertumbuhan ini, yang telah berkontribusi hampir 30 persen dari total waktu permainan hanya dalam dua bulan," kata co-founder Sensor Tower Alex Malafeev.

Menurut Alex, kalaupun kontribusi Tiongkok tidak dihitung, pendapatan gim ini masih tumbuh hampir 310 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Sementara itu, khusus Game of Peace, telah menghasilkan sekitar 241 juta dolar AS dalam dua bulan terakhir. Angka ini setara dengan sekitar 28 persen dari perkiraan total pendapatan senilai 860 juta dolar AS di seluruh dunia.

Hal tersebut berarti pendapatan PUBG Mobile melampaui raihan Fortnite dan Knives Out. Keduanya masing-masing meraup 725 juta dolar AS dan 771 juta dolar AS. Pendapatan Fortnite bersumber dari iOS, karena gim ini tidak tersedia bagi pengguna perangkat Android di Google Play.

Sumber: Sensor Tower, Liputan6