Skuat Arema Berjanji Beri Penghormatan kepada Aremania Setiap Usai Pertandingan

oleh Iwan Setiawan diperbarui 09 Sep 2019, 19:40 WIB
Selebrasi gol gelandang Arema, Dendi Santoso, ke gawang Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (15/8/2019). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Kapten tim Arema FC, Hamka Hamzah tak hanya sibuk melakukan pertemuan dengan tim pelatih dan rekannya untuk melakukan evaluasi paruh musim. Pemain 35 tahun ini juga menerima masukan dari Aremania, terutama mengenai suara suporter yang menggema pada setiap akhir pertandingan.

Aremania sempat kecewa ketika tim berjuluk Singo Edan ini gagal menang, pemain langsung menuju ruang ganti tanpa menyapa suporter di tribune. Sehingga seremoni penghormatan kepada suporter hanya dilakukan ketika Arema memetik kemenangan. Hamka Hamzah berjanji Singo Edan akan lebih menghormati para pendukungnya.

Advertisement

“Saya mendengarkan apa yang disampaikan suporter. Untuk putaran kedua, apapun hasilnya yang didapatkan tim, kami akan menghampiri Aremania,” kata pemain kelahiran Makassar tersebut.

Selama ini, pemain Arema merasa malu kepada suporter ketika tidak bisa memberikan kemenangan. Terutama saat dua kali gagal menang di Malang, yakni saat melawan Tira Persikabo dan PSIS Semarang.

“Mungkin pemain ada rasa malu dan tidak enak hati untuk bertemu suporter jika tidak bisa memberikan kemenangan. Menurut saya di sisi pemain, itu wajar," ujar Hamka.

"Tapi, saya akan memimpin teman-teman untuk menyapa suporter apapun hasilnya di putaran kedua nanti. Tentu kami ingin selalu menang agar bisa membuat suporter merayakan bersama,” jelas kapten Arema itu.

 

2 dari 2 halaman

Sempat Dibandingkan dengan Klub Lain

Beberapa kali Aremania membandingkan Arema dengan tim lain yang menghormati suporternya. Seperti saat PSIS menahan imbang Arema di Stadion Kanjuruhan 31 Agustus lalu. Mereka sempat mendekat ke tribun fans PSIS untuk memberi penghormatan atas dukungan yang diberikan di Malang. Sementara pemain Arema langsung menuju ruang ganti.

Begitu juga dengan tim Persela di fase awal musim. Meski kalah 2-3 dari Arema di Kanjuruhan, pemain Persela masih sempat menghampiri tribune suporter LA Mania.

Sebenarnya musim lalu pemain Arema sempat melakukan penghormatan kepada Aremania meski gagal meraih kemenangan di kandang. Tapi, lambat laun pemain tidak tahan dengan kritik pedas lewat nyanyian yang dibawakan Aremania waktu itu sehingga mereka memilih langsung ke kamar ganti ketika tak sanggup memberikan tiga poin.