Jeda Transfer Ditutup, Arema Tak Menambah Bek Lokal

oleh Iwan Setiawan diperbarui 16 Sep 2019, 21:45 WIB
Dua bek Arema FC, Hamka Hamzah dan Arthur Cunha bisa absen saat menjamu Persipura Jayapura. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Arema FC kurang agresif dalam perburuan pemain pada jeda kompetisi. Mereka hanya mengganti satu gelandang asing, Pavel Smolyachenko ke Takafumi Akahoshi.

Transfer window Shopee Liga 1 sudah ditutup pada Senin (16/9/2019). Artinya, besok sudah tidak ada lagi perpindahan pemain yang dilakukan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Advertisement

Beberapa waktu lalu, manajemen Arema sempat memberikan peringatan kepada pemain asing yang performanya menurun. Pelatih Milomir Seslija justru sempat menginginkan menambah satu pemain lokal di posisi stopper.

“Saya lebih senang jika melakukan seleksi untu menambah pemain baru lagi di posisi belakang. Tapi mencari pemain dengan kualitas yang bagus di paruh musim sangat sulit,” jelas pelatih asal Bosnia ini.

Ini menjadi tanda Arema belum puas dengan kinerja dua stoper pelapis, yakni Rachmat Latief dan Ikhfanul Alam. Kedua pemain ini sempat dicoba dalam dua pertandingan berbeda. Hasilnya, Arema kalah dari Kalteng Putra di Palangkaraya dan ditahan Borneo FC di Malang.

“Berat jika Arema FC hanya mengandalkan Hamka Hamzah dan Arthur Cunha selama kompetisi,” sambungnya.

2 dari 2 halaman

Rawan Kebobolan

Duel antara pemain Borneo FC, Amrizal Umanailo, dan kapten Arema, Hamka Hamzah, dalam pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (13/9/2019). Arema FC dan Borneo FC bermain imbang 2-2 dalam pertandingan ini. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Arthur dan Hamka sama-sama sudah pernah absen karena cedera dan akumulasi kartu. Padahal, kedua pemain ini bisa memberikan ketenangan untuk tim Singo Edan.

Meskipun saat ini, jumlah kebobolan Arema FC cukup tinggi, yakni 27 gol dalam 17 pertandingan. Tapi, jika kedua pemain tersebut absen, gawang Arema justru lebih rawan dibombardir lawan.

Sebenarnya, Arema sudah memenuhi batas maksimal, 30 pemain. Namun, masih ada peluang merombak tim beberapa waktu lalu dengan mengganti satu dari empat pemain muda promosi Arema U-19. Tapi, hal ini tidak dilakukan lantaran mereka kesulitan mencari pemain baru dengan kualitas sepadan dengan Hamka dan Arthur.

Berita Terkait