Cara Hamka Hamzah Bawa Arema Bangkit dari Fase Tersulit

oleh Iwan Setiawan diperbarui 21 Sep 2019, 17:15 WIB
Kapten tim Arema, Hamka Hamzah, menyambut rekannya untuk merayakan gol melawan Persela di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang (27/5/2019). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Empat pertandingan terakhir di Shopee Liga 1 2019 jadi fase tersulit Arema. Tim Singo Edan dua kali kalah saat tandang dan dua kali pula imbang di kandang.

Hal ini membuat posisi mereka di papan atas klasemen sementara, melorot ke papan tengah. Hujan kritik dari Aremania pun berdatangan kepada tim Singo Edan.

Advertisement

Apalagi saat main di kandang Persela yang ada di zona degradasi, Jumat (20/9/2019), Arema menelan kekalahan dua gol tanpa balas.

Dalam situasi yang sulit, kapten Arema, Hamka Hamzah, coba memberikan jawaban. Pemain 35 tahun itu membeberkan kondisi tim saat ini.

"Hasil yang didapat beberapa laga terakhir memang belum memuaskan. Terima kasih atas dukungan yang diberikan. Kami tahu Aremania sedih. Pemain juga demikian," kata mantan pemain Sriwijaya FC itu.

Belakangan Aremania menyuarakan ketidakpuasan atas performa pemain. Tak sedikit yang meminta ada rekrutan lebih bagus lagi di bursta transfer paruh musim yang ditutup Senin (!6/9/2019).

Hamka pun menjawab tuntutan suporter tersebut.

"Transfer window sekarang sudah ditutup. Manajemen dan pelatih sudah berusaha mencari pemain untuk menambah kekuatan tim. Tapi, susah dapat pemain kualitas karena yang diincar dipertahankan klubnya," lanjut pemain yang akrab dengan nomor punggung 23 ini.

2 dari 2 halaman

Minta Kepercayaan

Hamka Hamzah saat bersdiskusi dengan pelatih Arema FC, Milomir Seslija. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Itulah mengapa, Hamka tidak ingin suporter mencari kambing hitam karena semua cara sudah dilakukan oleh tim. Pemain asal Makassar ini lalu meminta agar Aremania percaya dengan skuat yang ada saat ini.

Sementara pemain, akan berusaha melakukan evaluasi agar bisa tampil lebih baik. Terutama di laga terdekat melawan PSS Sleman di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa (24/9/2019).

"Tim Arema ini sudah seperti keluarga. Evaluasi pasti dilakukan. Tapi, kami minta, Aremania percaya dengan tim yang ada sekarang karena tim ini yang akan menuntaskan perjuangan sampai kompetisi selesai. Semua pemain paham seperti apa keinginan suporter, termasuk mengembalikan karakter bermain ngeyel khas Arema," jelasnya.

Hamka ingin membuktikan apa yang disampaikannya tidak hanya di mulut saja, tetapi juga di lapangan. Saat melawan PSS, dia dan pemain lainnya berjanji akan menjadikannya titik balik dari fase tersulit musim ini, lantaran jika tidak segera memetik kemenangan, Aremania yang datang ke stadion diprediksi terus menurun.