Penjelasan Hanif Sjahbandi Setelah Selebrasi Emosional ke Gawang PSS

oleh Iwan Setiawan diperbarui 24 Sep 2019, 22:05 WIB
Gelandang Arema, Hanif Sjahbandi, tersenyum merayakan gol ke gawang PSS di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa (24/9/2019). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Gelandang Hanif Sjahbandi jadi satu di antara bintang kemenangan telak 4-0 Arema atas PSS Sleman dalam laga pekan ke-20 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa (24/9/2019).

Pemain 22 tahun ini mencetak gol pamungkas di menit ke-69 lewat tembakan keras dari luar kotak penalti. Setelah melakukan shooting, sebenarnya Hanif sempat tertegun beberapa detik karena bola membentur mistar gawang dan mengarah keluar. Namun, wasit melihat bola sudah melewati garis gawang lalu mengesahkan gol itu.

Advertisement

Mendengar peluit wasit berbunyi, Hanif melakukan selebrasi dengan emosional. Menghadap ke tribune penonton sambil mengepalkan tangannya.

Selebrasi yang sebenarnya jarang dilakukan mantan pemain Persiba Balikpapan itu. Senyum di wajahnya yang sempat mengembang mendadak hilang, berganti dengan teriakan.

"Menurut saya memang ada faktor emosional saat merayakan gol itu. Maklum, kami sudah beberapa pertandingan tidak menang," kata pemain Timnas Indonesia itu.

Dalam pertandingan ini, Hanif kembali dipercaya sebagai pemain inti di posisi aslinya, gelandang bertahan. Saat Arema melawan Persela Lamongan pekan lalu (20/9/2019), dia turun sebagai stopper menggantikan Arthur Cunha yang mengalami cedera.

Tetapi, jelang pertandingan Arema melawan PSS berakhir, Hanif sempat ditarik sebagai stopper lagi karena Arthur tidak bisa melanjutkan pertandingan setelah cederanya kambuh.

"Jujur, stopper memang bukan posisi asli saya. Namun, setiap pertandingan, saya selalu belajar dari masukan pemain lain," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Layak Jadi Pemain Inti

Arema FC meraih kemenangan 4-0 atas PSS Sleman di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa (24/9/2019). (Bola.com/Iwan Setiawan)

Pelatih Arema, Milomir Seslija, mengakui Hanif layak kembali jadi starter. Bahkan dalam laga sore tadi, dia menggeser posisi gelandang asing, Takafumi Akahoshi.

"Hanif layak mendapatkan posisi sebagai pemain inti karena dia pemain timnas, masih muda dan bisa bermain di dua posisi," kata Milo.

Dalam laga selanjutnya, melawan Persib Bandung (28/9/2019), kemungkinan besar Hanif kembali jadi starter, namun di posisi stopper lantaran kapten tim Hamka Hamzah bakal absen setelah mengantongi kartu kuning melawan PSS.

Hal itu membuat Hamka terkena akumulasi kartu kuning dan absen dalam satu pertandingan melawan Persib.