Exco PSSI Bicara Kans Indra Sjafri Naik Level ke Timnas Indonesia Senior

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 17 Okt 2019, 08:45 WIB
Indra Sjafri Pelatih timnas Indonesia U-22 (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Beragam nama dimunculkan sebagai kandidat pelatih Timnas Indonesia. Padahal, Simon McMenemy selaku nakhoda tim belum lengser. Namun, suporter telanjur kecewa dengan kapasitas arsitek asal Skotlandia itu.

Ramai-ramai warganet mengusulkan beberapa pelatih untuk menggantikan McMenemy. Sebelumnya, McMenemy dituntut mundur lebih dulu. Sasaran juga diarahkan kepada PSSI sebagai pihak yang mengikat kontrak dengan pria berusia 41 tahun tersebut.

Advertisement

Satu per satu figur dianggap berkompeten menjadi juru selamat Timnas Indonesia. Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, didorong. pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco, juga difavoritkan.

Namun, warganet luput terhadap satu nama yang tak kalah harumnya dengan kedua orang di atas; Indra Sjafri, sang peracik strategi Timnas Indonesia U-22.

"Jangan dulu mempromosikan Indra Sjafri ke Timnas Indonesia. Jangan serba buru-buru. Dia juga masih butuh sentuhan," kata Refrizal, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, menanggapi kemungkinan Indra Sjafri naik level sebagai pelatih Timnas Indonesia, ketika dihubungi Bola.com.

2 dari 3 halaman

Bukan Kaleng-kaleng

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, mengamati pemainnya saat latihan di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Selasa (29/1). Latihan ini merupakan persiapan jelang Piala AFF U-22. (Bola.com/Yoppy Renato)

Indra Sjafri bukan pelatih kaleng-kaleng di kancah sepak bola nasional. Arsitek berusia 56 tahun itu pernah membawa dua trofi bergengsi ke Tanah Air.

Pertama, ketika ia meraih gelar Piala AFF U-19 2013 bersama Timnas Indonesia U-19. Kedua, Indra mengantar Timnas Indonesia U-22 menjadi yang terbaik di Piala AFF U-22 2019.

Terkini, Indra tengah menyiapkan Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2019. Sebagai pemanasan, tim berjulukan Garuda Muda ini mengikuti turnamen segiempat dengan China, Yordania, dan Arab Saudi.

Melawan negara-negara yang secara kualitas berada di atas, Timnas Indonesia U-22 tidak meraih hasil memalukan. Garuda Muda memang kalah 0-2 dari China dan 0-1 dari Yordania, namun mampu menahan imbang 1-1 Arab Saudi.

Untuk saat ini, posisi Indra di Timnas Indonesia tidak dapat diganggu gugat. Ia sangat fokus. Apalagi target yang dipikulnya tak main-main. PSSI ingin ia mempersembahkan medali emas di SEA Games 2019.

3 dari 3 halaman

Milla Lagi, Milla Lagi

Pelatih Timnas Indonesia U-23, Luis Milla memimpin sesi latihan di Lapangan ABC Senayan, Jakarta (22/6/2018). Timnas melakukan persiapan untuk melawan Korea pada laga uji coba 23 Juni 2018. (Bola.com/Nick Hanoatubun)

Refrizal justru mendengar, warganet meminta PSSI untuk memulangkan Luis Milla Aspas. Pelatih asal Spanyol itu pernah membesut Timnas Indonesia dan level usia U-22 pada periode 2017-2018

"Kalau saya membaca, warganet malah menginginkan Milla kembali menangani Timnas Indonesia," ujar Refrizal.