Kemenangan atas Bali United Jadi Modal Apik Borneo FC untuk Hadapi Kalteng Putra

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 21 Okt 2019, 17:30 WIB
Pelatih Borneo FC, Mario Gomez, memberikan instruksi kepada pemainnya. (dok. Borneo FC)

Bola.com, Samarinda - Borneo FC baru saja membuat kejutan dengan menghajar pemuncak klasemen sementara, Bali United, dengan skor telak enam gol tanpa balas saat kedua tim berhadapan di laga pekan ke-23 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (18/10/2019). Kemenangan itu menjadi sebuah modal yang bagus bagi Pesut Etam yang akan menjamu Kalteng Putra di stadion yang sama, Selasa (22/10/2019).

Kemenangan telak atas pemuncak klasemen Liga 1 itu menjadi sebuah momentum yang luar biasa bagi Borneo FC, yang sekarang berada di posisi ketiga dalam klasemen sementara. Bukan tidak mungkin jika mampu menjaga momentum positif, Pesut Etam bisa makin dekat dengan puncak klasemen dan menggeser Madura United yang berada di peringkat kedua dengan keunggulan empat poin.

Advertisement

"Pemain dalam motivasi yang bagus saat ini untuk menatap pertandingan setelah menghadapi Bali United. Kemenangan besar itu jadi pelecutnya. Namun, yang harus diingat, pertandingan menghadapi Bali United sudah selesai," ujar asisten pelatih Borneo FC, Ahmad Amiruddin seperti dilansir dari situs resmi klub.

Asisten pelatih Pesut Etam itu pun mengingatkan agar para pemainnya benar-benar fokus untuk laga kontra Kalteng Putra yang akan kembali digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Selasa (22/10/2019).

"Kami harus melihat lawan setelah ini, yaitu Kalteng Putra. Bagaimana pun target kami harus meraih tiga poin," lanjut Amiruddin.

Borneo FC pantas untuk optimistis menghadapi laga kontra Kalteng Putra. Selain karena Borneo FC baru mendapatkan kemenangan telak atas Bali United, tapi tim tamu baru saja kalah telak 0-3 dari Barito Putera.

 

2 dari 2 halaman

Tak Boleh Remehkan Kalteng Putra

Kekalahan 0-3 yang dialami Kalteng Putra dalam laga terakhirnya tak layak untuk dijadikan tolok ukur Borneo FC bisa menang mudah atas tim berjulukan Laskar Isen Mulang itu. Motivasi Gede Sukadana dkk. untuk bangkit tentu bisa saja terjadi dalam laga di Stadion Segiri.

"Kami mendengar Kalteng Putra ada banyak masalah, tapi di luar masalah yang dihadapi tim lawan, jangan sampai anak-anak menjadi jemawa. Kami harus tetap respek terhadap lawan kami karena atmosfer setiap pertandingan berbeda. Kami tak mau pemain menganggap pertandingan akan mudah karena itu bisa membuat pertandingan tak berjalan sesuai keinginan kami," ujar Amiruddin.

Sumber: Borneo FC

 

Berita Terkait