Superstar: Luis Muriel, Striker Ulung Serbabisa

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 28 Okt 2019, 10:30 WIB
Striker Atalanta, Luis Muriel. (Dok. Twitter/Atalanta_BC)

Bola.com, Jakarta - Tuan rumah Atalanta berhasil mencukur Udinese dengan skor telak 7-1 dalam lanjutan Serie A pekan ke-10, Minggu (27/10/2019). Luis Muriel menjadi bintang pertandingan pada laga tersebut setelah sukses menyarangkan tiga gol.

Kemenangan itu membuat Atalanta terus menjaga peluang untuk bersaing memperebutkan titel kampiun Serie A. Saat ini, anak asuh Gian Piero Gasperini itu duduk di tangga ketiga klasemen sementara.

Advertisement

Meskipun di ajang Liga Champions urung membuka rekening gol, penyerang asal Kolombia itu telah mengoleksi delapan gol di Serie A. Dari dua laga terakhirnya di pentas domestik, eks Sevilla itu bahkan sudah membukukan lima gol.

Laga kontra Udinese merupakan kali pertama buat Muriel tampil selama 90 menit. Kepercayaan itu dibayar tuntas dengan penampilan impresif.

Pada laga tersebut, Atalanta sempat tertinggal lebih dulu di awal babak pertama. Tuan rumah mampu menyamakan kedudukan dan mampu memborbardir gawang Udinese kemudian.

Muriel membuka rekening golnya pada pertandingan itu menit 35'. Gol keduanya terjadi di babak kedua, tepatnya menit 47', disusul gol penalti yang dicetaknya menit 75'.

2 dari 4 halaman

Tidak Egois

Dua pemain Sevilla, Jesus Navas (kiri) dan Luis Muriel (kanan), merayakan gol ke gawang Barcelona pada laga La Liga, di Ramon Sanchez Pizjuan, Sabtu (31/3/2018). (AP Photo/Miguel Morenatti)

Keunggulan Muriel adalah versatile, yakni bisa ditempatkan di banyak posisi dan memerankan peran yang berbeda. Striker berusia 28 tahun itu tak cuma piawai dalam menyarangkan gol, namun juga memulai serangan.

Muriel bisa bermain sebagai striker tunggal. Namun, mantan pemain Lecce dan Udinese itu juga sanggup berperan sebagai gelandang serang, baik di tengah maupun sisi lapangan.

Berdasarkan data yang diambil dari laman statistik, Whoscored, Muriel total menggetarkan gawang sebanyak 67 gol, baik di level klub maupun tim nasional. Meski terbilang sedikit, koleksi assist-nya tercatat sebanyak 29 kali.

Catatan tersebut membuktikan bahwa dirinya bukan striker egois. Saat masih membela Sampdoria misalnya, ia berhasil menyarangkan 21 gol serta mengoleksi 14 assists.

3 dari 4 halaman

Akrab dengan Serie A

Luis Muriel saat masih membela Sampdoria. (AFP/Marco Bertorello)

Tampaknya Serie A lebih cocok ketimbang La Liga buat Luis Muriel. Performanya di Italia berbanding terbalik dengan apa yang ia lalui ketika berseragam Sevilla.

Selama dua musim bermain di Spanyol, Muriel hanya sanggup mencetak 10 gol saja. Sementara di Italia, ia berhasil menorehkan 57 gol hingga detik ini.

Lecce menjadi klub pertamanya di Italia. Bermain sebanyak 29 kali, Muriel mencetak tujuh gol. Penampilannya saat itu membuat Udinese kepincut dan membelinya msim 2012-2013.

Tiga musim berseragam Udinese, Muriel hijrah menuju Sampdoria Ia sempat bermain untuk Fiorentina musim 2018-2019 sebelum memantapkan langkahnya bersama Atalanta.

4 dari 4 halaman

Rekor Bersama Atalanta

Skuat Atalanta merayakan keberhasilan mengalahkan Udinese dengan skor telak 7-1. (Dok. Twitter/Atalanta_BC)

Luis Muriel adalah pemain Atalanta kedua yang berhasil mencetak sedikitnya delapan gol dalam sembilan pertandingan.

Terakhir kali pemain Atalanta melakukan hal tersebut adalah Karl Aage Hansen (sembilan gol dalam sembilan pertandingan). Menariknya, apa yang dilakukan Hansen terjadi 60 tahun lalu, tepatnya di Serie A musim 1949/1950.