Persebaya Minta Bonek Tak Memaksa Berangkat ke Markas Tira Persikabo

oleh Aditya Wany diperbarui 08 Nov 2019, 14:00 WIB
Manajemen Persebaya memberikan penghormatan kepada Jhoner sebelum duel kontra Tira Persikabo di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (21/7/2019) malam. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Surabaya - Manajemen Persebaya Surabaya mengirim imbauan kepada suporter fanatiknya, Bonek, untuk tidak memaksa berangkat ke Bogor. Bonek bakal sulit mendapat akses menyaksikan duel Tira Persikabo melawan Persebaya di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (9/11/2019).

Pasalnya, Persebaya kini tengah menjalani hukuman dari Komisi Disisplin (Komdis) PSSI dengan bertanding tanpa suporter dalam laga kandang atau tandang sampai akhir musim. Itu merupakan imbas kerusuhan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (29/10/2019). 

Advertisement

“Kami berharap Bonek bisa menahan diri untuk tidak berangkat ke Bogor. Persebaya sedang menjalani hukuman dari Komdis PSSI tidak boleh bertanding tanpa suporter,” kata Ram Surahman, sekretaris tim Persebaya, kepada Bola.com.

Manajemen Persebaya memang telah mengajukan banding kepada Komite Banding PSSI terkait hukuman itu. Namun, keputusannya masih belum diumumkan. Ram berharap tidak terjadi sesuatu yang membuat timnya mendapat hukuman tambahan.

“Kalau memang cinta Persebaya, mari kawal bersama-sama proses banding yang diajukan manajemen. Jangan sampai melakukan sesuatu yang kontra produktif akibat ulang pihak yang tidak bertanggung jawab,” imbuh pria asal Gresik itu. 

Laga ini memang menjadi ujian bagi Bonek untuk tetap peduli kepada Persebaya Surabaya yang sedang dalam periode sulit. Keputusan menahan diri akan membantu manajemen Bajul Ijo untuk lolos dari lubang jarum.

Video: Highlights Persebaya Surabaya Vs PSS Sleman

2 dari 2 halaman

Ada yang Nekat Berangkat

Suporter Persebaya, Bonek, merayakan kemenangan atas Martapura FC pada laga semifinal Liga 2 2017 di Stadion GBLA, Bandung, Sabtu (25/11/2017). Persebaya menang 3-1 atas Martapura FC. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Masalahnya, terdapat kelompok Bonek yang tetap nekat berangkat. Kebanyakan dari mereka adalah kelompok yang tidak terorganisasi dan berangkat dengan menumpang truk untuk menuju kota tujuan dari daerah asalnya. 

“Siapapun itu, mau suporter arus bawah atau lainnya, semua yang merasa cinta dan peduli pada Persebaya Surabaya, ini saatnya membuktikan itu," katanya.

"Kalau ada yang memaksa datang, saya kira perlu dipertanyakan cinta dan kepeduliannya terhadap Persebaya,” ucap pria berusia 45 tahun itu.     

Berita Terkait